Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banjir di Kudus Meluas, Puluhan Warga di Kecamatan Jati Mulai Mengungsi

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan warga di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus mulai mengungsi. Hal itu menyusul genangan banjir di wilayah Kecamatan Jati semakin tinggi.

Camat Jati Andreas Wahyu Adi mengatakan, ada beberapa warga yang mulai mengungsi. Berdasarkan data hingga Senin ini adanya tujuh keluarga dengan jumlah 24 jiwa mengungsi di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.

“Puluhan warga yang mengungsi tersebut, berasal dari Desa Jati Wetan, Dukuh Gendok, Tanggulangin dan Barisan,” jelasnya, Senin (28/1/2019).

Ia mengatakan, ketinggian air yang menggenang bermacam. Mulai dari 40-60 sentimeter. Untuk itu, ia juga mengimbau beberapa masyarakat untuk mulai mengungsi.

“Beberapa warga lainnya juga sudah kami imbau untuk mengungsi di Balai Desa Jati Wetan,” katanya.

Untuk memenuhi keperluan korban banjir, pihak pemerintah setempat telah menyiapkan tempat untuk mengungsi. Mulai dari tempat pengsuian, dapur umum, karpet, maupun selimut untuk keperluan pengungsi.

“Apabila jumlah pengungi bertambah, tentunya akan melibatkan BPBD. Karena membutuhkan keperluan pengungsi yang banyak,” jelasnya.

Ditambahkan dia, selain melakukan pengungsian bagi korban banjir. Pihak pemerintah Kecamatan Jati juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi korban banjir.

Sementara itu, selain Kecamatan Jati, Kecamatan Mejobo juga terdampak banjir. Hingga kini ada tiga Desa yang terdampak. Di antaranya Desa Mejobo, Desa Temulus, dan Desa Golan Tepus.

Camat Mejobo Harso Widodo mengatakan di Desa Golan Tepos ada sebnyak 94 KK dengan 374 jiwa terdampak banjir. Kemudian di Desa Mejobo adanya sebanyak 697 KK dengan 2.449 jiwa yang juga terdampak banjir. Serta di Desa Temulus ada sebanyak 916 KK dengan 3.191 jiwa yang terdampak banjir.

“Hingga Senin ini korban banjir masih enggan mengungsi. Mereka masih tetap bertahan di rumah,” jelasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...