Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sungai Silugonggo Pati Meluap, Petani Sekitar Panen Dini 

0 1.016

MuriaNewsCom, Pati – Akibat sungai silugonggo yang meluap sejak semalam, para petani yang sawahnya  berdekatan dengan  sungai terpaksa harus panen dini. Mereka hawatir apabila luapan air semakin besar dan kondisi padi terendam.

Seperti halnya petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus yang lokasinya berdekatan dengan Sungai Siluginggo, nampak memanen padi menggunakan perahu kecil. Padahal padi tersebut seharusnya dipanen tujuh hari lagi.

Tak hanya itu, petani juga mempersiapkan mesin dos (panen) di bahu jalan desa karena keterbatasan lahan untuk memisahkan padi dengan batang. Tentunya, hasil panen juga tidak seperti yang diharapkan.

Petani setempat, Sapari mengaku, hasil panen lahan seluas 1,5 hektare hanya mampu menghasilkan 5 kuintal gabah basah. Padahl, dalam kondisi normal, biasanya Sapari mendapatkan 13 kuintal gabah basah.

“Untuk usia padi kira-kira sudah berumur 4 bulan. Seharuanya sepekan lagi sudah bisa panen maksimal. Tetapi karena terendam banjir, ya terpaksa panen dini,” katanya, Sabtu (26/1/2019)

Selain itu, padi yang dipanen juga masih banyak yang belum terisi atau menua. Sehingga, apabila nantinya dipisahkan, tentunya hasil yang didapakan akan semakin sedikit.

Namun, jika tidak dipanen secepatnya, mengakibatkan gabah membusuk sehingga berpengaruh pada harga jual. Kondisi itu dikatakannya tidak ada waktu untuk menunggu sawah benar-benar surut.

“Kalau gak panen ya membusuk. Lama ini nunggu air surut. Saya pasrah saja karena setiap tahun seperti ini” kata pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.