MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Proyek Geotermal Ungaran yang Mangkrak Diambil Alih PLN, Begini Harapan Ganjar

0 1.721

MuriaNewsCom, Semarang – Proyek geothermal di Gunung Ungaran yang mangkrak di tangan swasta, akan diambil alih oleh PT PLN. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berharap nantinya proyek itu bisa dilaksanakan lebih cepat.

Terlebih dengan meningkatnya porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi 2025 yang ditarget mencapai 23 persen. Sehingga, untuk kebutuhan energi jangka panjang, khususnya listrik untuk masyarakat harus ter-cover semuanya dan panas bumi adalah pilihan bagus.

“Meskipun ini investasi mahal, tapi seterusnya tidak pakai operasional lagi. Karena sudah otomatis muncul dari dalam bumi, tinggal dikelola,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap PLN mengambil langkah tepat dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi baru terbarukan.

Ganjar menyebutkan, penggunaan energi baru terbarukan harus dimulai saat ini. Karena konsumsi bahan bakar minyak harus berkurang.

Di satu sisi, pemanfaatan gas belum optimal, batu bara juga ditakutkan mencemari lingkungan. Begitu juga dengan energi baru terbarukan lainnya seperti dari energi angin dan surya belum juga optimal pemanfataannya.

“Maka sebenarnya panas bumi ini yang paling jos dan kita punya. Rumusnya sederhana, di mana ada gunung berapi, di situ ada panas buminya. Kita punya potensi Gunung Lawu, Gunung Slamet, Telomoyo dan hari ini ada di Ungaran yang lebih dekat,” ujarnya.

Sosialiasi perlu digencarkan, tentang apa itu panas bumi dan manfaatnya. Sehingga pengalaman penolakan proyek panas bumi di berbagai daerah harus menjadi pelajaran bagi PLN.

“Kendala biasanya sosial, makanya saya pesan agar ada pendekatan. Kita sudah belajar dari Gunung Lawu, orang bilang enggak setuju, enggak setuju karena takut, maka dikasih tahu dulu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PT PLN Djoko Rahardjo Abumanan menjelaskan, Jateng memiliki enam wilayah potensial panas bumi. Yakni Gunung Ungaran, Gunung Lawu, Baturraden, Gucci, Telomoyo dan Dieng.

Khusus untuk wilayah kerja panas bumi (WKP) Ungaran disebutnya, mampu memproduksi 55 megawatt (MW) listrik.

“Kalau untuk Jateng kita berharap, jika Ungaran sudah jadi, kemudian Baturraden jadi, akan mempercepat bauran energi. Kita punya road map, kalau satu pembangkit itu sudah menaikkan 12 persen, kalau 2 sudah 24 persen. Padahal selama ini pertumbuhan kita dalam 1 tahun secara historical 2 sampai 1 persen,” pungkasnya.(lhr)

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.