Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nama Pusat Kuliner untuk Tempat Relokasi PKL Alun-alun Pati Tuai Respon Negatif

MuriaNewsCom, Pati – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dipusatkan di Tempat Pelelangan Kayu (TPK) di belakang GOR Joyokusumo mendapatkan respon negatif dari para PKL. Ini lantaran, PKL Simpang Lima tidak hanya kuliner, tetapi ada mainan dan berbagai pakaian. Sementara pemerintah berencana memberikan nama tempat relokasi baru itu dengan nama Pusat Kuliner.

Ketua Paguyuban PKL Simpang 5 Pati Tukul mengatakan, kebijakan yang diambil pemerintah itu terkesan dipaksakan. Sebab, PKL Simpang itu tidak hanya jualan kuliner, tetapi ada berbagai jenis. Menurutnya, hal itu yang tidak diperhatikan oleh pemerintah.

“Iya di Alun-alun kan tidak kuliner saja tepati beberapa jenis dagangan. Kalau mau buat pusat kuliner warga masyarakat pati yang kepingin berjualan kan banyak. Tolong ujian coba dulu pedagang baru, efek yang di timbulkan dari dampaknya tidak menyakitkan,” katanya, Selasa (22/1/2019).

Dirinya mengaku, pada saat rapat pertemuan antara PKL dan pemkab, para PKL sepakat tidak bisa menerima relokasi itu. Sebab, hal itu dilakukan tanpa musyawarah terlebih dahulu, tetapi dilakukan secara sepihak.

“Ini tidak memikirkan dampaknya, korban yang nantinya akan timbul. Padahal Bupati bilang, kalau ada relokasi pasti diajak rembukan dulu. Kenapa kok dengan mudah memindahkan PKL,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada para pejabat agar dalam membuat kebijakan juga memperhatikan rakyat kecil. Ini menyangkut urusan perut, jadi pemerintah harus arif dan berhati-hati dalam memutuskan.

“Ya tentunya begitu, karena PKL simpang bukan kuliner saja tetapi beberapa macam jualannya. Kelihatanya kebijakan ini kesannya di paksakan kok,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...