MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Boyolali Kembali Diguyur Hujan Abu dari Merapi

0 1.896

MuriaNewsCom, Boyolali – Hujan abu dari Gunung Merapi Kamis (17/1/2019) pagi ini kembali mengguyur lereng merapi. Di Boyolali sejumlah desa juga terkena dampak. Terutama di beberapa desa di Kecamatan Musuk.

Meski demikian, intensitas hujan abu tak begitu lebat, sehingga tak menganggu aktivitas warga.

Hujan abu ini akibat aktivitas Gunung Merapi yang mengeluarkan guguran lava pijar pagi ini. Dari akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) @BPPTKG, guguran lava pijar terjadi pada pukul 05.57 WIB.

”Berdasarkan data seismik memiliki durasi 194 detik, jarak luncur tidak teramati karena kabut,” tulis akun itu pagi tadi.

Guguran lava pijar bergerak ke arah utara dengan jarak 400 meter. Beberapa desa di Boyolali disebut terkena hujan abu. Di antaranya di Dusun Ngaliyan, Desa Mriyan, Kecamatan Musuk.

Dikutip dari Solopos.com, hujan abu juga terjadi di Desa Ringinlarik. Sekretaris Desa (Sekdes) setempat Wuryantini mengatakan, hujan abu melanda sebagian wilayahnya sekitar pukul 05.00 WIB.

“Hujan abu tipis, sampai sekitar 08.00 WIB. Hujan juga masih terasa tetapi tetap sama, tipis,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum terjadi hujan abu terdengar suara gemuruh dari puncak Gunung Merapi. Warga sempat dikagetkan dengan hujan abu tersebut.

Namun menurut dia, mereka tidak terlalu resah sehingga mereka tetap melakukan aktivitas seperti hari-hari lainnya, bahkan tanpa mengenakan masker.

Wuryantini menambahkan informasi bahwa dia sempat mendengar suara gemuruh dari puncak Gunung Merapi. “Memang ada suara gemuruh dari arah puncak [gunung] sebelum turun hujan abu,” imbuhnya.

Hujan abu juga dilaporkan mengguyur sebagian wilayah Desa Cluntang. Dilaporkannya, hujan abu tersebut juga tidak mengganggu aktivitas warga. Namun dia mengakui, dalam dua hari terakhir ini cuaca terasa lebih panas.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.