Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tamzil Putuskan PKL di Balai Jagong Kudus Bakal Dipetakkan

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil beserta jajarannya hari ini merapatkan nasib Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitaran Balai Jagong, Rabu (16/01/2019) pagi. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang dilakukkannya beberapa waktu yang lalu.

Tamzil mengatakan jika desain awal Balai Jagong memang tidak seharusnya digunakan untuk berjualan PKL. Namun pada kenyataannya para PKL ini malah membludaki tempat tersebut.

“Ya ada gula ada semut, mau bagaimana lagi. Kita tidak bisa melarang, kita masih punya hati,” Kata Tamzil sesaat setelah merapatkan nasib PKL Balai Jagong di Common Center.

Dirinya menjelaskan, sebagai solusi pemerintah akan menata PKL dengan cara memetakkan lapaknya sesuai nomor urut undian. Selain itu, pemerintah juga akan memberlakukan aturan batas waktu jualan bagi para PKL dan menerapkan retribusi sebesar Rp 1.200 per malam menggunakan e-retribusi.

“Nanti, mereka (PKL) yang jumlahnya 211 pedagang itu akan berjualan dari jam empat sore dan selesai paling lambat jam 12 malam sudah bersih,” rinci Tamzil.

Hanya, Tamzil menegaskan rencana penataan tersebut hanya rencana jangka pendek supaya PKL di Balai Jagong bisa teratur. Dirinya menarget, rencana jangka pendeknya ini akan selesai pada satu Febuari mendatang.

Sedangkan untuk rencana jangka panjang, pemerintah akan membangun klaster yang dikhususkan untuk para PKL nantinya.

“Semacam food court akan dibangun di sebelah Pasar Baru, itu untuk PKL di Balai Jagong,” tandas Tamzil.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti menjelaskan terkait pendataan dan pendaftaran PKL Balai Jagong. Dia memberi keterangan jika tidak akan ada prioritas khusus walaupun untuk warga sekitar Balai Jagong. Dia hanya memberi syarat apabila ingin berjualan disana haruslah memiliki KTP Kudus.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...