Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Geruduk Balai Desa, Warga Temulus Kudus Minta Kandang Ayam Ditutup

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah warga Desa Temulus, Kecamatan Mejobo menggeruduk balai desa setempat, Rabu (16/1/2019). Mereka menuntut agar pihak pemerintah desa menutup kandang ayam milik Ali Mukhsan warga Desa Temulus, karena menyebabkan pencemaran lingkungan.

Terlihat, sejumlah warga berada di depan kantor desa setempat. Mereka membawa berbagai macam tulisan yang menuntut agar menutup kandang ayam itu.

Salah satu warga Shodikin (27) mengatakan, kandang ayam milik Ali Mukhsan hanya terletak 20 meter dengan permukinan warga. Akibatnya, kandang ayam itu menyebabkan pencemaran lingkungan. Baik bau yang menyengat hingga banyak lalat.

“Kandang ayam itu berada sudah sekitar setengah tahun lalu. Itu letaknya dekat dengan permukiman warga.Banyak lalat, bau dan suaranya brisik,” katanya, Rabu (16/1/2019).

Anggota Satpol PP mengamati aksi puluhan warga Desa Temulus Kecamatan Mejobo menggruduk kantor desa setempat, Rabu (16/1/2019). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji).

Ia mengatakan, selama setengah tahun keberdadaan kandang ayam meresahkan warga sekitar. Apalagi, kandang ayam itu berkapasitas besar. Menurutnya ada ribuan ayam potong di kandang itu.

“Pemiliknya itu ndak ada ijin dengan warga. Warga ndak pernah dilibatkan. Maka dari itu kami menuntut kandang ayam itu agar ditutup,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan oleh Jumaidi salah satu warga. Ia meminta agar kandang ayam itu segera ditutup. Pasalnya, jarak rumah dengan kandang ayam hanya 50 meter saja. Sehingga terdampak bau menyengat dan lalat setiap harinya.

“Kami meminta agar kandang ayam itu ditutup. Bau dan lalatnya banyak. Mengganggu warga sekitar,” ujarnya.

Saat ini, prosesi audiensi warga dengan pemilik kandang berlansung alot. Audiensi diimpin langsung dari Camat Mejobo Harso Widodo belum ada titik temu dan masih berlangsung

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...