Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Viral Pengemis Pati Berharta Hingga Rp 1,4 Miliar Ternyata Hoaks

MuriaNewsCom, Pati – Viral pengemis Legiman (52) yang mempunyai kekayaan hingga Rp 1,4 miliar memang menyita perhatian nitizen. Namun, informasi tersebut tak sepenuhnya benar. Pasalnya, MuriaNewsCom yang menelusuri kehidupan Legiman hingga ke rumah kosnya sangat berbeda.

Legiman yang dikabarkan bertempat tinggal di perumahan Ngawen, Margorejo Pati juga salah kaprah. Lelaki 52 tahun itu ternyata tinggal di Kompleks perumaham Desa Sukokulon RT 5 RW 3 Kecamatan Margorejo.

Ia bahkan tinggal mengontrak di perumahan tersebut. Bahkan legiman sendiri buta huruf dan diduga memiliki cacat mental.

Baca Juga: Pengemis Viral Diduga Cacat Mental, Punya Uang Rp 100 Ribu Bilangnya Rp 1 Juta

Mohadi, pemilik rumah kontrakan yang ditempati Legiman mengatakan, Legiman mengontrak di rumahnya sudah satu setengah tahun. Selama itu, yang membayar sewa kos Legiman adalah adik Kandung Legiman sendiri.

“Setiap bulan adiknya bayar kos ke saya. Kalau Pak Legiman punya kekayaan sebanyak sampai 1,4 miliar, itu tidak benar,” katanya, Rabu (16/1/2019).

Mohadi, pemilik Kos menunjukkan kos yang selama ini ditempati Legiman. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)

Dirinya juga membantah kalau Legiman mempunyai harta sebanyak itu. Apalagi, apa yang diomongkan Legiman sendiri tidak bisa dimengerti oleh semua orang.

Dia mencontohkan, ketika Legiman mengatakan bahwa dirinya mempunyai uang Rp 100 ribu, Legiman mengatakan bahwa uangnya itu adalah Rp 1 juta.

“Kalau tidak pernah berkomunikasi dengan Legiman, pasti tidak tahu apa maksud pembicaraannya. Memang orangnya itu aneh. Saya sendiri kaget ketika melihat berita  yang viral itu,” terangnya.

Dirinya menambahkan, uang hasil mengemisnya itu memang selalu di bawa trus. Hasilnya sekitar Rp 900 ribu dan sampai saat ini juga masih segitu.

“Kalau dikatakan punya tanah luas, itu juga tidak benar. Satu-satunya tempat Legiman, ya di kos ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sokokulon, Kecamatan Margorejo Masrikan mengaku tidak ada warganya yang bernama Legiman yang bertempat tinggal di RT 5 RW 3. Bahkan dirinya juga tidak tahu kalau pengemis Legiman itu ngekos di kompleks perumahan tersebut.

“Memang tidak. Dia ngekos berapa tahun, saya juga tidak tahu, karena dia memang bukan warga saya. Dia ngekos juga tidak ada laporan yang masuk,” katanya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...