MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jateng Diserang Hoaks, Ganjar Khawatir Soal Cabai Juga Dipelintir

0 1.809

MuriaNewsCom, Karanganyar – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut, saat ini Jateng menjadi sasaran tembak para penyebar hoaks. Salah satu kepentingan penyebar hoaks itu adalah memperkeruh suasana sehingga dapat mengambil untung di tahun politik.

Ganjar pun mengajak masyarakat untuk tak mudah terhasut dengan isu-isu tak jelas yang menyerang provinsi ini.

“Jateng sekarang dipancing terus, digosok terus. Saya minta kita semua jangan sampai terpancing, jangan sampai terprovokasi dengan isu-isu yang beredar,” kata Ganjar saat menghadiri perayaan Natal di De Tjolomadoe, Karanganyar, Senin (14/1/2019) malam.

Beberapa isu yang digulirkan para penyebar hoaks di antaranya masalah kemiskinan. Menurut dia, para penyebar hoaks menggoreng isu kemiskinan yang tak sesuai fakta.

”Angka kemiskinan digoreng disebut masih tinggi. Padahal data BPS, penurunan angka kemiskinan di Jateng terbaik dan tertinggi nasional. Tapi ya namanya orang tidak suka, yang dianut aliran nyinyirisme,” ujarnya.

Bahkan ia khawatir, isu harga cabai yang anjlok juga akan digoreng. Terlebih tengah viral video petani cabai di Demak yang membuang cabai hasil panen.

Ia menyebut, isu tersebut berpotensi untuk digoreng dan digunakan untuk kepentingan politik jelang pilpres.

“Saya khawatir ini akan digoreng, jadi pedasnya cabai akan masuk Istana Kepresidenan. Ini yang kami antisipasi betul,” katanya.

Baca : Harga Cabai Anjlok, Ganjar : Tengkulak Tertawa, Petani Tak Tahu Harga Pasaran

Salah satu upaya untuk menekan masalah ini agar tak meluas, Ganjar telah mengeluarkan instruksi yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk membeli cabai dari petani. Intruksi itu juga diberikan kepada seluruh bupati/wali kota di Jateng.

”Kami borong 10 ton cabai dari petani. Kami beli dengan harga Rp 18 ribu/kilogram. Jauh dari harga pasar, untuk menyetabilkan harga cabai,” paparnya.

Menurut Ganjar, semua isu dan hoaks sengaja disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk merusak kerukunan yang selama ini terjalin baik.

“Gerah rasanya tiap hari disuguhi kebodohan-kebodohan karena hoaks. Fitnah dimana-mana, fitnah luar biasa terus terjadi di tahun politik ini,” terang Ganjar.

Ganjar berharap masyarakat Jawa Tengah mengedepankan pemikiran dan akal sehat dalam menghadapi serangan-serangan hoaks.

Dalam acara tersebut, hadir pula Anggota DPR RI, Aria Bima dan KH Dian Nafi’, pengasuh Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo.

Senada dengan Ganjar, Aria Bima dalam kesempatan itu juga mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk saling bersatu menjaga keutuhan NKRI dari sejumlah serangan, termasuk hoaks dan fitnah.

“Di tahun politik ini, suasana politik nasional semakin memanas. Mari kita bersatu dan menjadi pilar penyangga, bagaimana pondasi negara yakni Pancasila tetap ada dan tetap menjaga keutuhan NKRI,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.