Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Ngamuk Namanya Dicatut 7 Oknum PNS untuk Pungli

0 813

MuriaNewsCom, Semarang – Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dicatut tujuh oknum PNS/aparatur sipil negara (ASN) untuk praktik pungutan liar (pungli). Kondisi ini membuat Ganjar geram an ngamuk.

Saat memimpin apel Senin (7/1/2018) pagi, kegeraman Ganjar diluapkan. Politisi PDI Perjuangan ini merasa marah lantaran, ada bawahannya di jajaran Pemprov Jateng yang melakukan pungli dan gratifikasi.

Ganjar semakin marah, lantaran mendapat informasi jika oknum ASN itu mencatut namanya untuk meminta setoran. Namun Ganjar tak menjelaskan detil pungli yang dimaksud.

“Yang bikin saya gondok adalah, katanya uang itu untuk saya. Masyaalah, ini jahat benar, ini fitnah yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menyatakan, langsung bertindak tegas setelah mendapat laporan itu. Oknum-oknum ASN yang diduga melakukan praktik pungli dan menerima gratifikasi langsung dipanggil.

Satu-satu persatu oknum dipanggil Ganjar ke rumah dinas untuk ’diinterogasi’. Totalnya, sudah ada tujuh ASN yang dipanggil.

Dari sekian orang yang dipanggil menurut dia, ada yang langsung mengaku namun ada yang cpba mengelak.

“Saya datangkan orangnya, ada yang ngaku, ada yang pura-pura tidak tahu. Ada yang tidak mengaku sama sekali. Saya ingatkan, semua informasi sudah sampai di tangan saya, jadi jangan sampai macam-macam,” ujarnya.

Ganjar menyebut, oknum yang mengaku punya alasan yang bermacam-macam. Mulai dari hanya titipan dan lainnya.

” Saya tegaskan tidak boleh dan tidak bisa. Saya perintahkan kembalikan! Makanya hari ini saya kumpulkan semua pejabat untuk kembali saya tegaskan agar menjaga integritas,” terangnya.

Ganjar menekankan, sistem yang sudah berjalan dengan baik di Jawa Tengah tidak boleh tercoreng oleh kelakuan beberapa oknum. Menurutnya “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi” bukan sekadar kata kosong tanpa arti.

Di hadapan para pegawai dan pejabat, Ganjar memberi peringatan terakhir pada mereka yang masih nekat tak taubat sekarang juga.

“Buat saya integritas harga mati. Jangan ada praktik korupsi, gratifikasi, maupun pungli. Nek ana tak sembelih!,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.