Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bawaslu: Dugaan Pelanggaran Pemilu di Pati Capai Ribuan

MuriaNewsCom, Pati – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati dalam kurun waktu empat bulan setengah menemukan 1.279 dugaan pelanggaran pemilu. Dari jumlah tersebut, pelanggaran paling banyak adalah temuan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipaku di pohon maupun dipasang di tempat-tempat terlarang.

Ketua Bawaslu Pati Ahmadi mengatakan, untuk pelanggaran APK sendiri ada sebanyak 1.268 pelanggaran administratif yang semuanya adalah terkait dengan APK. Tetapi pihaknya sudah melakukan penindakan, yakni dengan pencopotan bersama dengan Satpol PP setempat.

“Semua APK sudah kami tertibkan, termasuk yang ada di desa-desa dan kecamatan. Kami juga mengintruksikan kepada panwascam untuk proaktif dalam mendata temuan pelanggaran, termasuk pelanggaran APK,” ungkapnya saat konferensi Pers di kantor Bawaslu setempat, Jumat (4/1/2019)

Selain APK, pihaknya juga menemukan adanya pelanggaran kode etik, yakni adanya dugaan terhadap Ketua Panwascam Pucakwangi, Sarpin yang diduga memobilisasi ASN untuk ke rumah salah satu calon legislatif. Bahkan pihak Bawaslu sudah melakukan verifikasi dan yang bersangkutan mengakui telah melakukan hal tersebut.

“Atas apa yang sudah dilakukan Sarpin itu, kami sudah memberikan peringatan tertulis (SP 1). Kepada kami, Sarpin juga mengaku tidak akan melakukan kembali hal yang serupa,” imbuhnya.

Lebih lanjut, apabila nanti ada ASN yang patut diduga telah menjadi tim sukses salah satu calon presiden maupun caleg, maka pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Komisi Penindakan ASN pusat. Namun, apabila bentuk pelanggarannya ternyata mengarah pada tindak pidana, maka akan dilanjutkan ke sentra gakumdu dan selanjutnya ke kepolisian.

“Semua aturan penindakan ini sudah jelas. Jadi, kami akan tetap melakukan pengawasan selama prosea pemilu ini berlangsung,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...