Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

2018, Polisi Ungkap 22 Kasus Narkoba di Kudus

0 419

MuriaNewsCom, Kudus – Kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Kudus mencapai 22 kasus.  Dari jumlah itu, paling banyak ada pelaku pengguna narkoba. Sisanya adalah mengedar narkoba.

Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi mengatakan sepanjang tahun 2018 ada sebanyak 22 kasus narkoba. Angka itu terdiri 15 kasus narkotika UU no 35 tahun 2009, kemudian ada sebanyak dua kasus psikotropika UU no 5 tahun 1997, dan kasus peredaran obat-obatan terlarang ada sebanyak lima kasus.

“Kasus narkotika sebanyak 15 kasus itu adalah mereka pelaku sebagai pengguna. Lalu untuk psikotropika ada dua kasus dan peredaran narkoba ada lima kasus itu mereka sebagai pengedar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kasus narkoba di Kabupaten Kudus ini terdiri dari berbagai kalangan dan usia. Ia menyebutkan bahkan ada beberapa Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kudus juga terindikasi sebagai pengguna barang haram itu.

”Untuk jumlah tersangka keseluruhan kasus narkoba di Kudus ada sebanyak 23 tersangka,” lanjutnya.

Untuk jaringan narkoba, menuturnya di Kabupaten Kudus menggunakan sistem terputus. Ia mengaku cukup kesulitan untuk mengusut tuntas. Pihaknya juga sempat menemukan ada pengedar yang menjual online, tetapi akhirnya juga terputus setelah dilakukan penjebakan saat transaksi.

”Rata-rata narkoba yang beredar di daerah perbatasan. Terbanyak kasus ada di kecamatan Kaliwungu disusul Kota dan Gebog,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, peredaran narkoba di Kudus didominasi sabu, ganja maupun obat-obatan psikotropika.  Sedangkan terkait kasus penggunaan air rebusan pembalut yang sempat menggegerkan beberapa waktu yang lalu. Para pelaku tidak bisa dijerat undang-undang narkotika melainkan undang-undang kesehatan.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.