Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Liburan Sambil Belajar, Museum Patiayam Kudus Jadi Jujugan Wisatawan

MuriaNewsCom, Kudus – Museum Purbakala Patiayam yang terletak di Desa Terban, Kecamatan Jekulo dipadati pengunjung di hari libur akhir tahun pada Sabtu (29/12/2018). Mereka mengisi liburan dengan mengedukasi pengetahuan tentang fosil yang ada di museum purbakal tersebut.

Seperti Anik Chirtianiwati pengunjung asal Wedarijaksa, Kabupaten Pati itu sengaja mengisi liburan untuk berkunjung di museum Patiayam. Ia bersama dengan sanak keluarga meihat fosil-fosil yang ada di museum tersebut.

“Saya datang bersama keluarga. Saya merasa senang karena bisa melihat fosil purbakala yang ada di sini. Selain itu juga paham dengan sejarah purbakala yang ada di kawasan Patiayam,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan oleh Ida salah satu pengunjung asal Gebog, Kabupaten Kudus. Ia mengaku baru pertama kali berkunjung di purbakala tersebut.

“Ya bisa tahu tentang pengetahuan fosil purbakal yang ada. Ini juga ada kerangka gajah purba juga. Ya setelah ke sini bisa mengetahui sejarah purbakala zaman dahulu,” katanya.

Sementara itu, Staf Museum Purbakala Patiayam mengatakan saat libur seperti sekarang banyak pengunjung datang ke museum. Mereka mulai dari anak-anak hingg orang dewasa. Dalam seharinya bisa mencapai 200 pengunjung.

“Kalau pas hari libur pengunjungnya naik. Kalau biasanya kan hanya 70-80 pengunjung saja. Melainkan pada saat libur bisa mencapai 200 pengunjung dalam sehari,” jelasnya pada Sabtu (29/12/2018).

Ia mengatakan, saat ini di Museum Purbakala mencapai 7 ribu fosil. Mulai dari fosil spesies gajah, ikan, rusa, badak, buaya, kerbau, dan binatang laut lainnya.

“Sementara ini juga ada tambahan fosil lain. Namun belum terindenfikasi,” ungkapnya.

Untuk masuk ke Museum pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam. Sebab, pengunjung tidak ditarif biaya masuk. Karena pengunjung diizinkan membayar dengn nilai seikhlasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...