Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polisi Pastikan 2 Lelaki Telanjang di Depan Pasar Trangkil Bukan Pasangan LGBT

MuriaNewsCom, Pati – Dua pemakai sabu-sabu yang overdosis di depan pasar trangkil, hingga berpelukan mesra dengan keadaan telanjang, dipastikan bukan pasangan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto saat melakukan konferensi pers, Jumat (28/12/2018).

“Kedua pengguna ini memang sudah kami lakukan periksakan ke dokter dan tidak ada tanda-tanda bahwa mereka adalah pasangan LGBT,” ungkapnya.

Menurutnya, aksi buka baju di dalam mobil dan kemudian saling berpelukan di depan Pasar Trangkil dengan cara telanjang, hanyalah efek dari overdasis atas sabu-sabu yang sudah di konsumsinya. Namun, tindakan mereka itu kemudian dinilai oleh masyarakat bahwa mereka adalah LGBT.

Baca Juga: 

“Mereka mengkonsumsi sabu-sabu terlalu banyak hingga menimbulkan aksi tersebut. Kedua pelaku itu ternyata juga pengguna baru, sehingga mereka tidak bisa mengontrol,” imbuhnya.

Sementara keterangan dari pelaku yakni, Doni, pada saat itu kondisinya memang tidak terkontrol. Bahkan, dirinya mengaku kepanasan hingga berhalusinasi yang berlebihan. Dirinya juga pertama kali yang menyuruh untuk membuka baju.

“Iya, saat itu saya menyuruh buka baju. Tapi setelah itu saya tidak tahu apa-apa,” katanya.

Dirinya juga mengaku baru pertama kali menggunakan sabu-sabu. Sebelum berangkat ke Jakarta, dirinya memang membeli sabu-sabu dan mengkonsumsinya pada saat masih di Sampang dan di SPBU Batangan, Pati.

“Baru pertama kali memakai. Tidak tahu kalau akhirnya seperti itu,” katanya.

Dari keterangan Kapolres, ketika keduanya di bawa ke RSUD Soewondo, ternyata kondisinya masih overdosis dan bwlum bisa dimintai keterangan. Beberapa hari setelah itu, keduanya baru bisa diintrogasi dan menjelaskan apa yang sudah dilakukan sebelumnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...