Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Haul Akbar di Desa Ngroto Grobogan Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Kota

MuriaNewsCom, Grobogan – Ribuan jamaah dari berbagai kota menghadiri agenda rutin Haul Akbar Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan, Kamis (27/12/2018). Seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan kegiatan haul akbar kali ini juga dipusatkan di komplek Ponpes Miftahul Huda Desa Ngroto yang dipimpin oleh KH Munir Abdullah. Acara haul juga diisi dengan dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW yang sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Sejumlah pejabat penting terlihat hadir dalam acara ini. Antara lain, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. Hadir pula, Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama pimpinan FKPD dan sejumlah pejabat.

Kapolda Jateng Irjen Condro Kironosempat memberikan pesan pada ribuan jamaah yang hadir dalam haul tersebut untuk ikut menjaga situasi kamtibmas menjelang pelaksanaan pesta demokrasi, yakni Pemilu 2019. Salah satunya dengan menolak berita hoax.

“Saya mengajak para jamaah semua untuk ikut andil menciptakan pemilu 2019 bisa berlangsung damai tanpa isu sara, hoax, black campaign dan hate speech serta bijak bermedia sosial. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban di lingkungan masyarakat, sehingga keutuhan NKRI ini dapat terus terjaga,” katanya.

Ribuan jamaah dari berbagai kota menghadiri agenda rutin Haul Akbar Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan, Kamis (27/12/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sementara itu, Bupati Sri Sumarni dalam kesempatan itu mengaku sangat berbahagia bisa hadir dalam acara haul akbar dan bersilaturahmi dengan para ulama. Dia berharap agar kegiatan haul akbar hendaknya mampu mendorong semangat masyarakat untuk bahu membahu melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis para pendahulu.

Sri Sumarni juga sempat menyinggung peran para kyai dan alim ulama yang sangat gigih memperjuangkan kemerdekaan RI. Kemudian, di kalangan Nahdlatul Ulama juga saat itu juga dikenal dengan istilah resolusi jihad yang mampu menyatukan dan menggelorakan para santri dan kaum nahdliyyin dalam merebut kemerdekaan.

“Semangat para pendahulu harus kita lanjutkan. Untuk itu, sebagai generasi penerus, kita harus selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, bahasa, dan agama,” katanya.

Sri juga meminta agar kaum muslimin dan muslimat di Grobogan untuk senantiasa memelihara suasana kondusif. Sebab, dengan suasana seperti itu maka pelaksanaan pembangunan bisa dilakukan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...