MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hilang Sebulan, Santri dari Tegal Ditemukan Tinggal Kerangka di Gunung Slamet

0 1.027

MuriaNewsCom, Purwokerto – Seorang santri pondok pesantren dari Kabupaten Tegal bernama Ahmad Sulaiman ditemukan sudah tak bernyawa di Gunung Selamet, Rabu (26/12/2018) malam. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan hanya tinggal kerangka saja.

Kerangka santri itu ditemukan tim SAR di sekitar anak Sungai Pelus Gunung Slamet. Wilayah itu masuk wilayah Kecamatan Sumbang, Banyumas. Dan hingga semalam, proses evakuasi jenazah korban masih berlangsung.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Ady Candra mengatakan, proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan SAR Purbalingga, Tagana Banyumas, TNI/Polri, Rescue Panumbang Sumbang, Pramuka Peduli, dan lainnya.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari Polsek Bojong, Kabupaten Tegal, korban telah hilang sejak sebulan lalu. Namun saat itu, pihak keluarga dan pengurus pondok pesantren tempat korban menimba ilmu tak menyadarinya.

Pasalnya, pihak pondok pesantren mengira korban tengah liburan di rumah keluarganya, sementara pihak keluarga mengira korban masih berada di ponpes.

”Pihak keluarga bersama teman-teman korban baru mencarinya Selasa (25/12/2018). Karena pihak pondok mengira korban di rumah, sementara keluarga tahunya korban di pondok,” katanya kepada wartawan.

Pihak keluarga juga melaporkan hal ini ke Polsek Bojong. Dan dari hasil penyelidikan diketahui jika sekitar sebulan lalu korban bersama teman-temannya mendaki Gunung Slamet.

Hanya saja pendakian tidak dilakukan melalui jalur resmi, sehingga tidak terpantau petugas. Rombongan korban diketahui melakukan pendakian melalui jalur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Polsek Bojong kemudian berkoordinasi dengan Polsek Karangreja untuk melakukan pencarian pendaki yang hilang.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak Rabu pagi. Tim berbekal informasi yang diperoleh dari rekan korban,” ujarnya.

Menjelang sore, tim SAR menemukan sesosok jenazah yang sudah hancur dan tinggal kerangka yang diduga korban. Jenazah tersebut berada di anak Sungai Pelus yang masuk wilayah Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Proses evakuasi yang dilakukan tim SAR cukup berat. Sehingga petugas harus mencari jalur baru untuk mempermudah pengangkatan korban.

“Tim SAR terpaksa membuat jalur baru ‘potong kompas’ untuk mempercepat proses evakuasi. Kami menunggu di titik penjemputan untuk memastikan jalur yang akan dilalui itu jalur yang mana karena bukan jalur yang biasa,” terangnya.

Jenazah korban nantinya akan dilakukan proses auotpsi di RSUD Prod Dr Margono Soekarjo Purwokerto, sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.