Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Dorong Nasi Jagung Jadi Ikon Kuliner Grobogan

MuriaNewsCom, Grobogan – Menu nasi jagung ternyata merupakan salah satu makanan favorit Bupati Grobogan Sri Sumarni. Bahkan, ia menginginkan agar nasi jagung bisa lebih dikenal jadi ikon kuliner Grobogan.

“Seperti kita ketahui, Kabupaten Grobogan adalah salah satu sentra penghasil jagung terbesar di tingkat nasional. Oleh sebab itu, sangat pas jika hasil olahan makanan dari bahan jagung kita jadikan ikon kuliner. Salah satunya adalah menu nasi jagung ini,” kata Sri Sumarni saat mencicipi menu nasi jagung di warung makan Bu Harsiti di Kelurahan Danyang, Purwodadi, Selasa (25/12/2018).

Sri tidak sendirian ketika berada di warung makan tersebut. Tetapi, mengajak serta anak, menantu, cucu, dan beberapa keponakannya.

“Sengaja mereka saya ajak. Supaya cucu-cucu saya nantinya juga gemar makan nasi jagung. Sejak kecil, mereka perlu dapat edukasi karena saat ini sudah banyak generasi muda yang enggan makan nasi jagung. Padahal, nasi jagung ini tak kalah lezat, bergizi dan harganya lebih murah,” katanya.

Warung makan yang dikunjungi Sri Sumarni ini sudah jualan nasi jagung sejak tahun 2000. Nasi jagung ini disajikan dengan sayur lompong, bothok yuyu (kepiting sawah) dan bothok mlanding.

Pilihan lainnya adalah nasi jagung disajikan dengan urap atau gudangan. Untuk lauk atau cemilan, biasanya tersedia mendoan, peyek udang kali dan kerupuk.

“Menu disini sudah akrab jadi santapan saya sejak kecil. Semuanya, adalah makanan tradisional. Harganya juga murah, seporsi nggak sampai Rp 10 ribu,” cetus Sri.

Menurut Sri, di Kelurahan Danyang ini ada  beberapa warung makan yang menyediakan menu khusus nasi jagung. Hal ini menjadikan kampung tersebut dikenal jadi pusat kulinernya nasi jagung.

Sri menambahkan, dalam acara yang diselenggarakan oleh Pemkab Grobogan akan lebih sering disajikan menu nasi jagung dari para pemilik warung makan tersebut. Tujuannya agar lebih banyak yang menggemari nasi jagung dan membantu kelangsungan usaha para pemilik warung makan dengan menu tradisional itu.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...