Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Kudus Kaget di Kota Santri Masih Ada Miras

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil kaget dengan masih adanya miras di Kabupaten Kudus. Padahal kota Kudus dikenal dengan kota santri dan kota religius.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Kota Kretek saat menghadiri pemusnahan miras hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) periode Juni sd Desember 2018 di Mapolres Kudus, Jumat (21/12/2018). Menurutnya peredaran miras di Kabupaten Kudus sudah diatur dalam perda, yakni perda nomor 12 tahun 2004.

“Perda itu diatur jelas, di mana keberadaan miras di Kudus sampai nol persen alkohol. Tapi ini ternyata masih ada. Saya kaget dengan hal tersebut,” ungkapnya, Jumat (21/12/2018).

Ia mengatakan bahwa pemusnahan ini bukan semata-mata untuk pencitraan saja. Melainkan juga  upaya pemerintah untuk memberantas beradaran miras di Kudus.

“Bukan semata-mata pecintraan, namun kita ingin berubah. Karena miras sangat membahayakan generasi muda,” ungkapnya.

Untuk itu, ke depan ia berencana akan merevisi perda miras tersebut. Terutama pada sanksi yang diterapkan. Apalagi perda itu menyebutkan miras nol persen. Tapi kenyataannya masih ada miras.

“Oleh karenanya, kami akan merevisi perda itu. Ke depan perlu perbaiki lagi untuk sanksinyam Tidak hanya penjual miras saja. Melainkan juga pembeli akan diberikan sanksi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan pada hari Jumat (21/12/2018) ini telah melaksanakan pemusnahan miras. Miras yang dimusnakahkan periode Juni hingga Desember 2018 ini. Ada sebanyak 972 miras dengan berbagai merek yang dimusnakah.

“Sebenarnya kami rutin menyelenggarakan operasi miras, terutama menjelang tahun baru. Ke depan kami juga akan terus mencoba melakukan operasi miras. Dengan begitu diharapkan miras di Kudus dapat dikurangi bahkan diberantas,” tambahnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...