Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mahasiswa Unnes Meninggal Diterjang Banjir Saat Mancing

MuriaNewsCom, Semarang – Anung Sandi Bakhtiar (23), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) ditemukan dalam keadaan mengambang di bibir Bendungan Pleret Banjir Kanal Barat, Senin (17/12/2018). Tubuh pemuda ini terseret banjir saat memancing di Sungai Kaligarang, Desa Patemon, Gunungpati, pada Sabtu (15/12/2018).

Korban yang tercatat sebagai warga Ngruki RT 03/RW VI Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, itu ditemukan sudah tidak bernyawa karena tergulung banjir bandang selama hampir tiga hari.

“Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB mengambang di Pleter, Banjir Kanal Barat. Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Kariyadi,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng Agung Hari Prabowo.

Ia mengatakan, dengan penemuan korban ini maka operasi pencarian yang sudah dilakukan selama tiga hari resmi ditutup.

Dalam operasi pencarian ini, dilibatkan sejumlah unsur seperti BPBD, Polsek Gunungpati, Koramil 07/Gunungpati, Polrestabes Semarang, SARDA, MTA, IOF, Ubaloka, UKSA, dan Buser.

Korban terseret banjir bandang saat memancing bersama empat temannya pada Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIB di aliran Sungai Kaligarang, daerah Patebon, Gunungpati. Saat itu korban dan teman-temannya berdiri di atas bebatuan di aliran sungai tersebut.

Namun tiba-tiba aliran air menjadi deras dan  ketinggian air naik cepat. Empat orang lain yakni Darsono (35), Rudi (46), Kamdi (52), Santo(58) berhasil menyelamatkan diri.

Namun korban gagal menyelamatkan diri dan terseret arus banjir. Petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dari titik korban hilang hingga hilir di Kanal Banjir Barat.

Pencarian sempat dihentikan, kondisi aliran sungai yang mempunyai kedalaman hingga dua meter serta cuaca yang berubah-ubah.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...