Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Calon Kades Tegalharjo Pati Mustamar Sepakat Tempuh Jalur Hukum

MuriaNewsCom, Pati – Calon kepala desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil Nomor urut 1 Mustamar sepakat akan menempuh jalur hukum terkait kecurangan pilkades yang dilakukan oleh oknum panitia. Bahkan, Mustamar mengaku sudah mempunyai sejumlah barang bukti dan siap untuk dimeja hijaukan.

“Kami sepakat untuk menempuh jalur hukum. Karena kami menduga ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak panitia. Apalagi, jumlah undangan dan jumlah suarat suara tidak sama,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/12/2018).

Dirinya menilai, sejak awal panitia penyelenggara pilkades desa setempat memang tidak transparan. Bahkan ketika blangko perolehan surat suara belum ditandatangani oleh kedua belah pihak, panitia kemudian mengumumkan siapa yang menang. Menurutnya, hal itu sangat janggal sehingga pihak tim sukses mustamar tidak menerimakan hal tersebut.

“Kami merasa memang ada kejanggalan yangndilakukan oleh panitia. Kalau para pendukung saya itu tidak terima, kami rasa itu hal yang wajar. Tetapi kami akan tetap mengambil langkah hukum untuk dugaan kecurangan ini,” imbuh Mustamar.

Diketahui, usai penghitungan surat suara di desa setempat terjadi kericuhan lantaran saksi dari calon nomor urut satu Mustamar, mempermasalahkan selisih 9 surat suara yang masuk di bilik 1. Dari surat undangan yang tercatat , yakni 882 undangan, namun setelah dilakukan penghitungan ulang ternyata menjadi 891 undangan. Suara yang masuk pada calon nomor urut 1 yakni Mustamar 682 suara, sedangkan pasangan urut 2 Pandoyo 195 suara dan suara tidak sah 14 total 891 suara masuk.

Pada saat itu, pihak Mustamar juga sudah mempertanyakan pada panitia. Jika ada yang mencoblos menggunakan KTP, berarti ada penambahan jumlah.  Namun, pihak panitia sudah mengaku tidak ada penambahan. Oleh sebab itu,  pihak Mustamar mengaku atas munculnya 9 surat suara yang ada.

“Semua saksi sudah ada, bahkan bukti juga ada. Kami memang tidak terima dengan adanya kecurangan itu. Kami sudah bertekad untuk mengangkat masalah ini ke ranah hukum,” tandasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...