Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Korban Tenggelam di Simo Grobogan Ditemukan Nyangkut di Rumpun Bambu

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang bocah berusia 8 tahun bernama Moh Ali Zamzaelani yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Tubuh korban ditemukan tersangkut rumpun bambu tengah sungai di Dusun Pondok, Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 25 kilometer dari titik tenggelamnya korban di Dusun Bedek, Desa Simo, Kecamatan Kradenan.

Perangkat Desa Tambahrejo Susilo Utomo menyatakan, korban ditemukan oleh warganya yang bernama Juwadi (55), sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Juwadi hendak pergi ke sawah dengan menyeberangi sungai yang kondisinya tidak terlalu dalam.

Ketika sampai pada rumpun bambu di tengah sungai, Juwadi sempat terkejut. Soalnya, ia melihat ada sosok anak kecil tanpa busana yang terasangkut rumpun bambu. Selanjutnya, ia langsung balik arah untuk mengabarkan apa yang dilihatnya pada warga lainnya.

Tidak lama kemudian, tim SAR gabungan sudah tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban. Sebelumnya, tim SAR fokus melakukan pencarian korban di sekitar lokasi tenggelam.

“Tadi dari keluarga korban juga sudah ada yang ke sini. Mereka mengenali jika korban tadi adalah anggota keluarganya. Saat ini, jenazah korban dibawa ke puskesmas Wirosari,” kata anggota Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan itu.

Baca : Dilaporkan Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Bocah 8 Tahun di Simo Grobogan Dicari Tim SAR

Seperti diberitakan, sehari sebelumnya, korban sedang mandi di sungai dengan tiga teman sebayanya, Jumat (15/12/2018) sore. Tidak lama kemudian, korban terlihat kelelahan dan akhirnya tenggelam, saat berusaha menepi.

Melihat kejadian ini, rekan korban sempat berusaha menolong tetapi tidak berhasil. Akhirnya, mereka menceritakan kejadian itu pada warga setempat. Saat warga berdatangan ke lokasi, korban sudah tidak terlihat karena terseret arus air.

“Saat kita sampai ke lokasi, kebetulan turun hujan deras sehingga menyulitkan pencarian. Akhirnya, kita minta bantuan pada BPBD untuk membantu mencari korban,” kata Kades Simo Suwarjo.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...