Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wabup Harapkan Kendaraan Dinas Pemkab Kudus Segera Laku Lelang

MuriaNewsCom, Kudus – Wakil Bupati Kudus Hartopo melakukan pengecekan kendaraan dinas yang akan dilelang oleh pemerintah Kabupaten Kudus di kompleks Kantor Bupati, Jumat (14/12/2018). Dia berharap, kendaraan dinas yang belum laku itu agar segera laku lelang. Apalagi, menurutnya kondisi kas daerah saat ini sedang kritis.

“Harganya kalau tinggi tidak masuk pasaran. Untuk itu, saya berharapkan harganya bisa memenuhi pasaran yang ada. Karena kalau kendaraan dinas ini dibiarkan terus menerus akan menyusut. Akibtanya pemerintah daerah akan merugi,” jelasnya, Jumat (14/12/2018).

Ia mengatakan, dengan terjualnya kendaraan dinas itu akan menambah kas daerah. Apalagi menurut dia, kas daerah sedang kritis. Hanya saja, Wabup enggan menyebutkan berapa nominal kondisi kas daerah sekarang. Oleh karenanya, ia berharap kendaraan dinas yang terpakir penuh debu itu segera dilelang.

“Hari ini sebetulnya saya ada agenda ke Bandung, tapi saya tidak bisa berangkat karena tidak ada anggaran. Kalau ini segera terjual akan menambah kas daerah,” ujarnya.

Hartopo pada saat pengecekan bersama dengan seorang calon pembeli Mahmudi (55). Namun dari pengecekan itu belum bisa menentukan kepastian untuk membeli aset untuk membeli aset milik pemkab.

“Baru lihat-lihat dulu. Belum bisa menentukan apakah jadi apa belum,” ungkapnya.

Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan, dan Keuangan Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djurmartono mengatakan ada tujuh kendaraan dinas yang tak terpakai sudah dipinajam pakaikan. Di antaranya Toyota Furtuner dan Kijang LGX dipinjam pakai oleh Sat Narkoba Polres Kudus.

“Lalu Toyota Kijang Grand Lux dipinjam oleh Bawaslu Kudus, Kijang LGX dipinjam oleh Dinas Sosial Kudus, Kijang LGX dipinjam oleh Kementrian Agama Kudus, Toyota Avanza dipinjam oleh Dinas Perhubungan Kudus, dan Mini bus dipinjam oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus,” terangnya.

Sedangkan untuk sisanya. Yakni ada 12 kendaraan dinas masih diajukan untuk dikaji oleh pemerintah Kabupaten Kudus untuk proses lelang selanjutnya.“Sisanya kami mintakan persetujuan Bupati Kudus terlebih dahulu untuk kemudian proses lelang selanjutnya,” lanjutnya.

Sebelumnya, diketahui Pemerintah Kabupaten Kudus menurunkan harga lelang 19 kendaraan dinas. Semula harga kendaraan ditaksir Rp 1,58 miliar kini turun menjadi Rp 1,26 miliar. Namun meskipun turun harga, 19 kendaraan itu tak kunjung laku lelang.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...