Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggota MPR RI Blusukan Sosialisasikan Empat Pilar di Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daryatmo Mardiyanto melakukan penyerapan aspirasi masyarakat di ruang pertemuan United Futsal Stadium Kudus, Kamis (29/11/2018). Anggota MPR Dapil Jateng 2 itu melakukan penyerapan aspirasi masyarakat terkait pemantapan ideologi pancasila arah dan tahapan pembangunan bidang ketahanan nasional serta tata kelola kepemerintahan.

Dari pantauan MuriaNewsCom, tampak ratusan warga yang tergabung dalam komunitas Rejo Semut Ireng terlihat antusias mengikuti jalanannya penyerapan aspiran tersebut. Mereka dengan seksama mengikuti penjelasan empat pilar yang disampaikan wakil rakyat dapil Jateng 2 tersebut.

Daryatmo Mardiyanto mengatakan, kegiatan ini adalah melengkapi perjalanan politik untuk melakukan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat. Hampir seluruh masyarakat di Kudus, Jepara, dan Demak telah ia temui selama sembilan tahun sebagai wakil rakyat.

“Mulai dari lurah, camat, perangkat desa, karang taruna, tokoh pemuda di seluruh wilayah Demak, Jepara, Kudus. Lalu setiap Jumat, Sabtu Minggu kami ke daerah daerah,” kata dia saat menyampaikan sosialisasi empat pilar di ruang pertemuan United Futsal Stadium Kudus, Kamis (29/11/2018).

Ia mengatakan, selaku anggota MPR salah satunya tugasnya adalah untuk menyampaikan sosialisasi terkait empat pilar. Yakni terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Pancasila kita hafalkan, kita tulis dan tujuannya untuk dihafalkan. Serta pancasila itu kemudian untuk diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. H. Daryatmo Mardiyanto melakukan penyerapan aspirasi masyarakat di ruang pertemuan United Futsal Stadium Kudus, Kamis (29/11/2018). (MuriaNewsCom/ Dian Utoro Aji).

Selanjutnya, ia setelah pancasila, UU dasar 45, NKRI dan terakhir Bhineka Tunggal Ika. Secara khusus untuk bhineka tunggal eka adalah sebagai simbol. Dimana ada simbol burung garuda. Untuk menandai adanya keberagaman di Indonesia.

“Maka dari itu, untuk pengingkaran pancasila, UU dasar 45, NKRI dan bahkan bhineka tunggal ika akan memunculkan penolakan masyarakat. Maka dari itu, mari kita jaga dan amalkan empat pilar itu,” lanjut dia.

Untuk itu, dengan adanya sosialisasi tersebut kedepan masyarakat dapat mengimplementasikan empat pilar. Apalagi, di era sekarang budaya pancasila mulai luntur dengan adanya pengaruh global seperti sekarang.

“Mudah-mudahan masyarakat di Kudus ini selalu ingat dan mengimplementasikan empat pilar pancasila,” tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Jawa Tengah Rejo Semut Ireng Jundi Wasono mengatakan, menyambut baik penyerapan yang dilakukan anggota MPR dapil Jateng dua itu.  Menurut dia, sosialisasi tersebut sangat penting. Apalagi terkait empat pilar adalah persoalan bangsa.

“Ini adalah kepersoalan identitas bangsa Indonesia. Maka dari itu kegiatan ini adalah penting untuk mengingatkan kembali dan menanamkan nilai-nilai yang ada di empat pilar itu termasuk nilai-nilai yang ada di pancasila,” tambahnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...