Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

25 Orang di Kudus Tewas Karena HIV/AIDS

MuriaNewsCom, Kudus – Sepanjang bulan Januari hingga bulan November 2018 Kelompok Damping Sebaya (KDS) Kasih mencatat ada 154 kasus HIV/AIDS di Kudus. Dari jumlah itu, 25 orang di antaranya diketahui sudah meninggal dunia.

Koordinator KDS Kasih Eni Mardiyanti mengatakan, untuk jumlah temuan kasus HIV di Kudus sendiri ada sebanyak 154 orang yang positif HIV/AIDS. Mereka terdiri dari 55 perempuan dan 99 laki-laki.

”Dari jumlah itu, ada sebanyak 25 penderita HIV meninggal dunia, dan sebanyak 129 penderita yang kini masih hidup,” katanya, Kamis (29/11/2018).

Selain itu, lanjutnya, para pengidap HIV/AIDS ini juga terdapat anak-anak. Jumlahnya ada empat anak, dengan perincian tiga perempuan dan satu laki-laki. Keempat anak ini tertular HIV/AIDS dari orang tua yang sebelumnya sudah terinfeksi virus mematikan tersebut.

”Jadi, kalau dikalkulasi, hampir di semua  wilayah di Kudus ini merata temuan ODHA (orang dengan HIV/AIDS) baru. Ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Sementara, saat disinggung terkait penyebab HIV di Kudus ia mengakui disebabkan hubungan seks bebas tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Hal itu menjadi faktor utama penularan virus.

Meskipun demikian, ia meminta masyarakat untuk tidak mengkucilkan Odha. Sebab, penyebab penularan penyakit tersebut sudah jelas. Yakni karena hubungan seks beresiko atau tidak memakai kondom.

“Odha tidak perlu dikucilkan, karena cara penularan virus sudah jelas. Karena hubungan Sex beresiko dan ada kemungkinan juga dari Ibu ke anak, dan pemakaian jarum suntik  tidak steril atau bergantian bagi pengguna napza,” tutupnya

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...