Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Progres Sudah 93 Persen, Begini Penampakan Proyek Revitalisasi Simpanglima Purwodadi

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan proyek revitalisasi bundaran simpanglima Purwodadi yang sudah dimulai sejak pertengan Juli lalu diperkirakan bisa berjalan sesuai rencana. Artinya, proyek dengan alokasi dana Rp 4,8 miliar tersebut diyakini bisa rampung sesuai batas waktu yang ditentukan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Nugroho Agus Prastowo saat melakukan monitoring proyek revitalisasi simpanglima, Selasa (27/11/2018).

Menurut Agus, hingga saat ini, progres proyek revitalisasi sudah berkisar 93 persen. Sedangkan batas penyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja berakhir pada 13 Desember mendatang.

“Batas akhir pekerjaan revitalisasi ini masih ada waktu sekitar dua minggu. Dari kondisi ini, maka saya optimis jika pekerjaan bisa rampung tepat waktu,” jelasnya pada wartawan.

Agus menyatakan, pihaknya secara rutin selalu melakukan monitoring untuk melihat sampai sejauh mana perkembangan pekerjaan di lapangan. Selain itu, PT Enta dari Semarang selaku pihak rekanan juga diingatkan untuk menjaga kualitas pekerjaan sesuai yang tertera dalam kontrak kerja.

Proyek revitalisasi yang dilakukan saat ini merupakan tahapan pertama dari dua tahap yang direncanakan secara keseluruhan. Pada tahap pertama,kawasan simpanglima nantinya akan didesain dengan taman dalam, pedestrian taman, dan pembuatan drainase dengan sistem U-Ditch serta penyediaan jogging area. Areal yang dikerjakan pada tahap pertama ini selebar sekitar 19 meter.

Untuk penataan drainase sudah dikerjakan pada awal dimulainya proyek revitalisasi. Hal itu dilakukan karena daerah tersebut sering kali tergenangi air saat hujan deras.

“Setelah ini selesai, nanti akan dilanjutkan revitalisasi tahap kedua. Untuk tahap kedua, rencana dapat alokasi anggaran APBD sekitar Rp 6 miliar. Saat ini, masih dilakukan pembahasan APBD 2019. Setelah APBD ditetapkan, nanti akan langsung kita lelangkan proyek revitalisasi tahap keduanya,” imbuh Agus.

Dalam pelaksanaan revitalisasi itu, ada beberapa jenis tanaman langka, seperti dadap merah, tabebuya, dan tanjung yang ditebang. Sementara keberadaan puluhan pohon cemara bisa dipertahankan.

“Pohon langka yang dibenang akan diganti dengan tanaman yang sama dan tempatnya menyesuaikan dengan desain taman simpanglima Purwodadi. Untuk pohon cemara nanti akan kita rapikan saja,” jelasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...