Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Video Tawuran SMK Tunas Harapan Pati Beredar di Medsos, Ternyata Ini Faktanya

MuriaNewsCom, Pati – Video tawuran antarpelajar di Pati yang diunggah oleh di media sosial facebook oleh pemilik akun atas nama Edy Yulianto, Selasa (27/11/2018) sempat menggegerkan masyarakat. Apalagi, video tersebut diunggah di Group Kumpulan Anak Asli Pati (KAAP) sehingga mendapatkan respon langsung dari pengguna media sosial. Bahkan, sampai saat ini sudah tembus ratusan komentar dari warganet.

Diduga, rekaman dalam video tersebut adalah para pelajar SMK (STM) Tunas Harapan Wedarijaksa yang sedang berlarian seakan mengejar sekelompok orang.

Berdasarkan penelusuran MuriaNewsCom, salah seorang satpam yang piket jaga di STM Tunas Harapan justru mengaku tidak tahu adanya video tersebut. Hanya, dirinya menjelaskan pada pukul 13.00 WIB, para siswa memang saatnya pulang sekolah.

“Tetapi dari informasi yang saya dapatkan tadi, memang sempat ada ramai-ramai, tetapi apakah tawuran atau tidak, saya belum tahu persis. Tadi juga ada pihak kepolisian datang kemari,” ungkapnya.

Sementara berdasarkan penuturan warga yang berjualan di dekat STM Tunas Harapan, pada saat itu memang sedang terjadi aksi drop beberapa siswa dari sekolah lain. Sehingga, para siswa Tunas Harapan kemudian menanggapi dan berlarian. Namun belum sempat terjadi tawuran, polisi sudah datang terlebih dahulu.

“Tadi memang ada. Tetapi tidak sampai bentrok,” ungkapnya yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, petugas kepolisian Polsek Wedarijaksa enggan memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Petugas hanya mengaku tidak terjadi apa-apa di sekolah tersebut. Dirinya hanya mendengar ada tawuran, namun ketika sampai ke lokasi, ternyata tidak ada kejadian apapun. hanya ada para siswa yang sedang pulang.

“Tidak ada tawuran. Mungkin tadi hanya para pelajar yang sedang pulang, sehingga banyak yang berhamburan ke jalan,” terangnya.

Sementara Video yang diunggah itu pun mendapatkan komentar beragam. Seperti halnya komentar dengan nama akun @Nuka Bstrd menuliskan, yang mengedrop SMK Tunas Harapan adalah SMK Ndole yang gabungan dengan SMK Nasional.

“SMK ndole ngedrop tunas gabungan kro nasional ketok e,” tulisnya.

Sementara itu, akun atas nama @Affiq menuliskan, yang ngedrop SMK Tunas Harapan adalah SMK Nasional, namun pihak siswa SMK Nasional kabur terlebih dahulu.

“Nasional Ngedrop Tunas, malah nasional do mlayu,” tulisnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...