Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Intensitas Hujan Meninggi, Sekda Pantau Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kudus

0 279

MuriaNewsCom, Kudus – Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris melakukan kunjungan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Selasa (27/11/2018). Sekda Sam’ani yang juga menjabat sebagai ex-officio atau kepala BPBD berkesempatan meninjau kesiapsiagaan bencana. Apalagi, akhir-akhir ini mulai intensitas hujan tinggi.

Dari pantauan MuriaNewsCom, Sekda Kudus yang didampingi Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari Penanggungan melihat kesiapsiagaan bencana. Mulai dari melihat peralatan bencana hingga mengunjungi relawan.

Sekda Kudus Sam’ani mengatakan, kunjungan ini dalam rangka untuk mengetahui kesiapsiagaan bencana. Menurut dia, saat ini intensitas curah hujan mulai tinggi. Untuk itu, ia perlu untuk mengetahui kesiapsiagaan bencana.

“Karena ini intensitas curah hujan tinggi. Untuk itu, selaku Sekda dan juga membawahi BPBD memantau kesiapsiagaan bencana di musim penghujan,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (27/11/2018).

Alhasil, menurut dia untuk kesiapan BPBD Kudus sendiri sudah siap siaga menghadapi bencana. Baik dari sepi peralatan maupun dari segi relawan. Untuk itu, ia pun meminta kepada masyarakat untuk berwaspada ketika suatu saat terjadi bencana.

“Kami juga berharap, bahwa kedepan nantinya masyarakat ini bisa melakukan evaluasi bencana alam secara mandiri. Terlebih untuk menangangi bencana alam,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD kudus Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, pihaknya mengaku siap untuk kesiapsiagaan bencana. Baik peralatan maupun relawan BPBD.

“Untuk peralatan kami juga sudah menyiapkan seperti ada 10 perahu. Kemudian ada senso alat pemotong untuk mengatasi pohon tumbang saat terjadi angin kencang. Lalu juga, kebutuhan logistik juga sudah siap, dan juga ada ratusan relawan,” jelasnya.

Meskipun demikian, ia meminta tidak hanya kesiapan oleh pihak BPBD saja. Melainkan juga masyarakat. Yakni dengan membentuk desa tanggung bencana.

“Kami juga membentuk desa tanggung bencana yang tingkat pratama atau dasar. Untuk tingkat prataman sudah ada semuanya di Kudus. Selanjutnya kami membentuk desa tanggung bencana tingkat madya atau tingkat pertama itu saat ini baru di Desa Kambangan, Undaan,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat juga berperan aktif dalam menanggulangi bencana alam. Masyarakat juga berperan secara mandiri untuk menghadapi bencana alam.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.