Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disnaker Perinkop dan UKM Kudus Sosialisasikan Gerakan Berkoperasi

MuriaNewsCom, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop dan UKM) Kabupaten Kudus menyosialisasikan gerakan berkoperasi di kalangan masyarakat. Secara berkala, Disnaker Perinkop dan UKM mendatangi kelompok-kelompok masyarakat untuk menyampaikan pentingnya dan manfaatnya menjadi anggota koperasi.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus Bambang Tri Wahyu menjelaskan, sasaran program gerakan berkoperasi ini cukup beragam. Mulai dari paguyuban pengusaha, komunitas, organisasi profesi, hingga mahasiswa.

”Begitu banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat ketika mulai berkoperasi. Pertama, tentu saja menyejahterakan anggotanya. Beragam kegiatan dilakukan, aktivitas bisnis yang dapat dilakukan anggota, pelatihan dan pendidikan bagi anggota, hingga kajian untuk menyokong gerakan koperasi itu sendiri,” kata Bambang.

Manfaat ikut koperasi yang kedua adalah kepemilikan dalam koperasi selalu setara antaranggota, tidak peduli berapa banyak anggota menyetorkan modalnya. Ini menggambarkan bahwa penanaman investasi tidak meninggikan derajad kepemilikan seorang anggota. Aspek humanitas masih dipertahankan oleh koperasi.Menghitung manusia sebagai manusia, bukan seberapa besar modal yang dimiliki.

”Selain itu, koperasi secara unik menempatkan anggotanya sebagai pemiliknya, dan sebagai pelanggan abadinya. Seorang anggota koperasi yang loyal diharapkan dapat memanfaatkan Koperasi miliknya sendiri sebagai tempatnya berbelanja. Potongan harga dan bonus pun harus diberikan koperasi bagi anggotanya yang berbelanja di koperasinya sendiri,” imbuh dia.

Anggota paguyuban pengusaha fotokopi saat mengikuti kegiatan sosialisasi gerakan berkoperasi yang diselenggarakan Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Disnaker Perinkop dan UKM Kudus)

Manfaat lain dari koperasi yakni, sebagai sarana pembagi kesejahteraan lainnya, Koperasi akan membagikan Sisa Hasil Usahanya selama setahun kepada anggotanya. Ini membuktikan kembali identitas koperasi yang melakukan kegiatan bisnis dari anggotanya, dan keuntungannya dibagikan kembali ke anggota.

”Kami mengajak kepada kelompok-kelompok masyarakat ini untuk mendirikan koperasi. Sehingga, ada manfaat lain yang dirasakan anggota ketika ikut beraktivitas di dalamnya,” terang Bambang.

Kabid Koperasi dan UKM Abi Wibowo menambahkan, syarat untuk mendirikan koperasi tidak terlalu sulit. Syarat yang pertama tentu saja menyampaikan surat keterangan persetujuan penggunaan nama koperasi. Selain itu, harus ada akta pendirian koperasi yang dibuat dan ditandatangani notaries. ”Di samping itu, harus menyampaikan surat kuasa pendiri dan notulen rapat pembentukan koperasi,” jelas Abi.

Syarat lainnya, melampirkan berita acara rapat pembentukan koperasi, surat bukti jumlah setoran simpangan pokok dan simpanan wajib sebagai modal awal, surat keterangan domisili, rencana kegiatan koperasi dan Rencana Anggaran Belanja dan Pendapatan Koperasi.

Daftar nama-nama pendiri koperasi juga harus dilampirkan. Berserta daftar hadir rapat pembentukan koperasi, neraca awal, fotokopi KTP anggota, fotokopi KK pengurus dan pengawas, surat pernyataan tidak ada hubungan darah antara pengurus dan pengas, serta surat pernyataan tidak akan menarik dana dari luar anggota.

”Kami dari dinas akan selalu menyediakan waktu untuk melayani konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin mendirikan koperasi,” pungkasnya. (NAP)

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...