Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ketat! Hasil Pilkades di Desa Juworo Grobogan Hanya Selisih 1 Suara

MuriaNewsCom, GroboganSecara keseluruhan, pelaksanaan Pilkades serentak di Grobogan yang dilangsungkan di 222 desa pada Kamis kemarin berjalan lancar dan aman. Meski demikian, ada satu desa yang proses penghitungan suara diwarnai ketegangan lantaran ketatnya perolehan suara yang didapat. Yakni, di Desa Juworo, Kecamatan Geyer yang wilayahnya berbatasan dengan Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Pilkades di Desa Juworo diikuti dua orang calon. Yakni, incumbent Aris Dwi Haryanto dengan nomor urut 1 dan Harno dengan nomor urut 2.

Sejak awal hingga akhir penghitungan, suara yang didapat kedua kandidat hanya berselisih tipis. Setelah rekapitulasi akhir, hasil penghitungan hanya selisih satu suara saja.

Calon Kades Aris Dwi Haryanto memperoleh 1.023 suara. Sementara Calon Kades Harno meraih 1.022 suara.

Total warga Juworo yang menggunakan hak pilih sebanyak 2.055 orang. Sebanyak 2.045 suara dinyatakan sah dan 10 suara dinyatakan tidak sah.

Camat Geyer Aries Ponco Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan jika hasil perolehan suara Pilkades di Desa Juworo hanya terpaut 1 suara saja. “Untuk Kecamatan Geyer, ada beberapa desa yang melangsungkan Pilkades. Namun, paling ketat hanya ada di Desa Juworo,” katanya, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya, sejak awal, perolehan suara antara kedua calon kades di Juworo memang diprediksi akan terpaut tipis. Oleh sebab itu, sejak awal proses penghitungan dilakukan sangat teliti dan hati-hati serta para saksi diminta untuk mencermati.

“Penghitungan suara di Juworo selesainya paling akhir dibandingkan dengan desa lain. Meski demikian, suasana tetap aman dan kondusif sampai selesai,” katanya.

Sementara itu, Plt Kabag Pemerintahan Desa Daru Wisakti menyatakan, dari rekapitulasi tingkat kabupaten, selisih perolehan suara Pilkades di 222 desa memang bervariasi. Ada yang selisih suaranya terpaut belasan, puluhan, ratusan hingga ribuan.

“Paling ketat memang di Desa Juworo. Selisihnya hanya 1 suara saja,” katanya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...