Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Unik! Pilkades Banjarejo Grobogan Seperti Resepsi Kawinan

MuriaNewsCom, GroboganSebanyak 222 desa di Grobogan melaksanakan Pilkades serentak hari ini, Kamis (22/11/2018). Namun, dari 222 desa ini, barangkali hanya satu desa saja yang suasana pilkadesnya terlihat lain. Yakni, di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus.

Dibilang lain karena suasana di balaidesa yang dipakai untuk tempat pemungutan suara (TPS) disulap seperti tempat pesta pernikahan. Di dalam pendapa balaidesa ditempatkan sebuah pelaminan pengantin. Sementara panitia Pilkades semuanya memakai pakaian adat Jawa.

Pelaksanaan Pilkades di Desa Banjarejo diikuti dua orang calon. Yakni, incumbent Ahmad Taufik dengan nomor urut 1 dan Yuyun Istichoma dengan nomor urut 2.

Kedua calon kades ini juga didaulat mengenakan pakaian layaknya sepasang pengantin.

Kedua calon kades yang kebetulan adalah pasangan suami istri tersebut diarak ribuan warga dengan berjalan kaki, dari rumahnya menuju balaidesa yang jaraknya sekitar 2 kilometer. Dalam perjalanan menuju balaidesa, ada rombongan grup barongan yang ikut mengarak dibarisan paling depan.

Dua calon kepala desa Banjarejo menggunakan hak pilihnya saat Pilkades serentak. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Begitu sampai di balaidesa, kedua calon kades langsung menggunakan hak pilihnya. Setelah itu, keduanya duduk di kursi pelaminan yang sudah disediakan panitia.

Warga yang sudah menggunakan hak pilihnya langsung menyalami kedua calon kades, sebelum keluar dari TPS. Sebagian warga, ada yang meminta foto bareng dengan kedua ‘mempelai’.

Ketua Panitia Pilkades Banjarejo Sujono menyatakan, pihaknya sengaja membuat konsep dengan suasana pernikahan. Alasannya, pada hari ini Desa Wisata Banjarejo sedang punya gawe besar, yakni menggelar pesta demokrasi untuk memilik kepala desa.

“Kebetulan calonnya hanya dua orang dan mereka ini adalah pasangan suami istri. Untuk mendukung Banjarejo nduwe gawe maka semua ornamen kita sesuaikan dengan suasana pernikahan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kabag Pemerintahan Desa Daru Wisakti menyatakan, dalam pelaksanaan Pilkades serentak kali ini, memang terdapat beberapa calon yang ternyata adalah pasangan suami istri. Hal itu memang diperbolehkan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Menurutnya, sesuai dengan Perda yang mengatur tentang Kepala Desa sudah ditentukan minimal calon ada dua orang dan maksimalnya lima orang. Dengan demikian, dalam Pilkades ini tidak ada calon tunggal atau musuh kotak kosong.

“Tidak masalah bagi suami istri yang maju jadi peserta Pilkades. Dengan catatan, keduanya memenuhi persyaratan yang ditentukan,” katanya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...