Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wabup Kudus Harapkan Proyek Perubahan Peserta Bawa Pelayanan Kudus Lebih Baik

MuriaNewsCom, Kudus – Peningkatan pelayanan untuk masyarakat Kudus diharapkan menjadi salah satu hasil dari diadakannya Diklat PIM IV ini. Hal inilah yang disampaikan Wakil Bupati Kudus, Hartopo dalam upacara Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XX dan pameran inovasi (proyek perubahan) di Kantor Bupati Kudus Rabu siang (21/11/2018).

Diklat ini hasil kerjasama pemerintah Kabupaten Kudus dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Prov. Jateng di Kudus TA 2018. Hartopo menerangkan peserta diklat diharapkan bisa menerapkan hasil proyek perubahan dengan membuat pelayanan masyarakat menjadi lebih baik lagi.

“Ekspektasi masyarakat adalah pelayanan yang cepat, murah namun berkualitas, kami selalu berusaha untuk menuju ke sana. Karena Diklat PIM IV juga lekat hubungannya dengan peningkatan kualitas,” ujarnya.

“Alhamdulillah pelaksanaan Diklat PIM IV juga berjalan lancar,” tambahnya.

Banyak hal yang sudah didapatkan oleh peserta diklat, utamanya pengkayaan kompetensi yang dimiliki. Karena kualitas sudah berbeda, diharapkan peserta menyumbangkan program yang disusun memberi pengaruh positif di lingkungan kerja masing-masing.

“Selamat untuk peserta yang telah lulus dan semuanya dengan predikat yang baik,” ujarnya.

Plt Kepala BPSDMD Provinsi Jateng Riena Retnaningrum, SH. mengucapkan selamat kepada 39 peserta diklat yang lulus semua. “Tak ada jaminan untuk harus lulus, namun Alhamdulillah semuanya lulus,” ujarnya.

Dirinya berharap semakin banyak pejabat struktural yang mengikuti pelatihan. Ukuran keberhasilan diklat bukan dari selesainya pelaksanaan, namun proyek perubahan juga memberikan energi positif yang ditularkan ke lingkungan kerja masing-masing. Riena menyatakan akan ada evaluasi dari proyek perubahan yang telah dibuat oleh peserta, apakah ini berdampak bagi peningkatan kualitas pelayanan atau tidak.

Mindset birokrat adalah pelayanan masyarakat, apa yang dibuat untuk itu untuk pelayanan masyarakat. “Semoga semua proyek ini ada untuk peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kudus tercinta,” ujarnya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus Yuliono Tri Nugroho melaporkan pelatihan dilaksanakan sejak 18 Juli hingga 21 November 2018.

“Para peserta bertanggung jawab penuh ke tim validasi penilai dan mentor yang merupakan atasannya,” ujarnya.

Dari 39 peserta pelatihan, 39 peserta dinyatakan lulus smua. Dengan predikat sangat memuaskan sebanyak sembilan orang, predikat memuaskan sebanyak 29 orang, dan cukup memuaskan sebanyak satu orang.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...