Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wakil Bupati Kudus Pun Ikut Padamkan Api dalam Simulasi Pemadaman Kebakaran

MuriaNewsCom, Kudus –  Mengenakan seragam oranye dan helm keselamatan, Wakil Bupati Kudus Hartopo menyemprotkan APAR ke api yang sedang menyala. Hal ini dilaksanakan dalam latihan gabungan Damkar se-Kabupaten Kudus (21/11/2018) di Lapangan Rendeng.

Hartopo ditemani Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah yang juga ikut dalam simulasi tersebut. Simulasi pemadaman dilanjutkan dengan api skala sedang.

Beberapa mobil pemadam kebakaran datang di sekitar area Lapangan Rendeng. Petugas-petugas pemadam bergegas menyemprotkan air melalui selang besar dan mulai memadamkan api yang berkobar di beberapa tong.

Petugas pemadam kebakaran berasal dari perusahaan, dari BPBD dan Satpol PP sendiri. Simulasi ini diharapkan Hartopo menambah kesiap siagaan petugas dalam menangani bencana kebakaran di Kudus.

“Saya juga berterimakasih kepada Damkar milik perusahaan baik PB Djarum, Sukun, Nojorono dan Pura yang selama ini membantu Kabupaten Kudus dalam menjangkau pelayanan masyarakat menangani bencana kebakaran,” ujarnya.

Sebelumnya, dilaksanakan pembinaan anggota Satpol PP yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Rendeng. Dirinya menyatakan keberadaan Satpol PP mempunyai peran penting dan strategis di pemerintahan baik di tingkat nasional maupun daerah.

Tugas Satpol PP dalam mengamankan program pemda khususnya dan menegakkan peraturan daerah juga mendukung suksesnya program pemerintahan. “Walaupun SDM yang terbatas dan prasarana kurang memadai, mohon untuk selalu bekerja yang optimal,” terangnya.

Hartopo juga menyampaikan agar Satpol PP dan kamtibmas ikut mengawal dua agenda nasional. Yakni Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. “Kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, Hartopo menyatakan keinginannya ikut dalam operasi Satpol PP dalam menertibkan hotel yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Peran Satpol PP ini penting dan harus mempersiapkan fisik dan mentalnya.

Hartopo juga menyatakan petugas Satpol PP harus mempersiapkan diri dan latihan ketegasan, karena berbaur dengan masyarakat maupun dengan pengelola. Kudus harus bersih dari hotel yang tidak sesuai aturan, apalagi Kudus dikenal sebagai Kota Santri. “Dalam menegakkan kebenaran jangan ada kata takut ataupun menyerah,” pesannya.

Ia meminta Satpol PP berkoordinasi dengan lembaga perizinan untuk mengetahui hotel-hotel yang tidak sesuai dengan izin. “Terus berkoordinasi juga ketika ada penutupan, sehingga perizinan tidak akan memberikan izin bila ada pergantian pengelola di tempat yang sama,” kata dia.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah menyatakan ada sekitar 120 orang yang terdiri dari Satpol PP, Damkar Perusahaan, dan Damkar BPBD yang ikut dalam acara ini. “Pembinaan dan simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan SDM Satpol PP, meningkatkan solidaritas lintas sektor, dan meningkatkan kesiapsiagaan jika ada kebakaran,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...