Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdikbud Perintahkan Guru di Pati Lebih Profesional

MuriaNewsCom, Pati– Pengembangan tenaga kependidikan selama ini sudah banyak dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati. Langkah itu diharapkan bisa membentuk guru yang profesional dan mampu menjaga membawa peserta didik menjadi lebih baik.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Disdikbud Pati, Ahmadi saat ditemui, Rabu (21/11/2018). Menurutnya, guru tidak hanya bertugas untuk mengajar saja, tetapi juga mendidik anak. Apabila guru tidak profesional, imbasnya adalah pada anak didik.

”Profesional itu sangat penting, apalagi di era global saat ini. Apabila guru tidak profesional dalam mengajar maupun mendidik, tentu saja yang kasihan adalah muridnya,” tegasnya.

Guru sebagai pembimbing, pelatih, pendidik, teladan dan sebagainya, mempunyai tanggung jawab untuk lebih profesional. Menurutnya, guru profesional tidak hanya bisa mengajar, tetapi juga menjadi figur, tauladan dan inspirasi bagi anak didik.

“Ketika guru sudah profesional, dia sudah menjadi inspiratif, menjadi teladan, dan menjadi sumber keilmuan dan sebagainya saya rasa tidak perlu ada tindakan-tindakan kekerasan yang dilakukan kepada siswa,” katanya.

Dalam UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, menyatakan bahwa seorang pendidik, baik guru maupun dosen dituntut untuk profesional. Kedudukan guru sebagai tenaga profesional berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

“Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Ahmadi juga berharap agar para guru di kabupaten pati lebih meningkatkan profesionalitasnya. Yakni dibuktikan dengan sistem pengajaran, kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas.

“Jika sudah profesional, banyak orang yang akan merasakan manfaatnya, terutama bagi anak didik. Terlebih apabila memiliki kompetensi yang diperlukan memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...