Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kabar Gembira! Honor Pengajar Ponpes dan TPQ di Jateng Akan Segera Cair

0 1.240

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyiakan dana yang cukup besar untuk bantuan kesejahteraan pengajar pondok pesantren (ponpes), madin dan TPQ.

Menurut Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv dalam waktu dekat akan segera dilakukan validasi jumlah pengajar dan pengumpulan berkas.

“Dari hasil koordinasi dengan pihak Kesra Pemprov Jateng sudah ada lampu hijau. Insentif pengajar ponpes, madin dan TPQ sudah ada lampu hijau,” katanya.

Ia menyatakan, pihaknya juga sudah menyosialisasikan tentang rencana akan adanya validasi data tersebut ke penglola ponpes dan TPQ.

Pihaknya mneyambut baik kebijakan ini, dan menurutnya patut diapresiasi. Sebab menurut dia, dengan adanya insentif ini para pengajar di lembaga pendidikan agama tersebut mendapat penghargaan.

“Berapapun itu nominalnya, yang penting semangat untuk memperhatikan pendidikan keagamaan harus terus kita gelorakan,” ujarnya.

Zen menambahkan, sebagai pendidik sekaligus pengawal masa depan anak-anak, khususnya bidang keagamaan, pendidikan karakter, dan nilai-nilai nasionalise, maka sudah seharusnya mendapat perhatian negara.

“Oleh karena itu guru, ustaz, atau kiai, harus diperhatikan kesejahterannya. Saya kira ini bukan soal ikhlas atau tidak. Jangan ditanya lagi soal keihlasan mereka dalam mendidik dan mengajar di lembaga-lembaga keagamaan,” jelasnya.

Sebab, kata Zen, jika tidak karena keikhlasan dan tanggun jawab, mustahil mereka sanggup dan istiqomah mengabdikan diri di lembaga-lembaga keagamaaan tersebut.

Baca : Pemprov Siapkan Rp 206 Miliar untuk Honor Pengajar Ponpes dan Madin

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyatakan,  Pemprov Jawa Tengah menyiapkan dana yang cukup besar untuk bantuan ke ponpes, madin dan TPQ. Nilainya mencapai Rp 206 miliar.

Salah satu tujuan pengucuran dana bantuan itu yakni untuk membantu honor pengajar di lembaga pendidikan keagamaan tersebut.

Dana itu menurut Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dialokasikan pada dana pendidikan APBD Jateng 2109. Manurut Taj Yasin, dana itu nantinya bisa digunakan untuk peningkatan kesejahteraan pengajar madrasah, TPQ maupun pesantren.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.