Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Delapan Finalis Festival Teater Pelajar Kudus Siap Beradu

0 380

MuriaNewsCom, Kudus – Festival teater pelajar (FTP) yang diselenggarakan oleh Teater Djarum bersama Dinas Pendidikan dan Olahrga Kabupaten Kudus kembali digelar, Sabtu (17/11/2018). FTP yang ke-11 kalinya itu menampilkan karya para seluruh FTP yang berhasil masuk ke babak final mulai tanggal 15-17 Novemver 2018.

Tahun ini, FTP diikuti 22 kelompok teater pelajar se-Kabupaten Kudus. Yakni dengan rincian 10 teater pelajar tingkat SMP dan 12 teater pelajar tingkat SMA. Mereka telah melalui babak penyisihan pada tanggal 15-19 Oktober 2018.

Hingga akhirnya memutuskan empat kelompok maju ke final. Di antaranya Teater NSA SMP 3 Gebog, Teater Bobot SMP 1 Kudus, Teater Espero SMP 2 Kudus, dan Teater MTS NU Maslakul Falah. Sedangkan untuk tingkat SMA adalag Teater Jangkat Bumi MA Qudsiyyah, Teater Patas SMA 1 Bae, Teater Apotek SMK Farmasi Duta Karya, dan Teater Ramarsaku SMK Raden Umar Said.

Koordinator Teater Djarum Oey Riwayat Slamet mengatakan latihan dan bermain peran dalam dunia terater bagi pelajar adalah kegiatan yang efektif dan positif. Hal untuk membekali generasi muda yang lebih cerdas, penuy tanggung jawab dan setia kawan.

“Mereka yang berteater di sekolah tidak ada keharusan untuk kemudian menjadi pemain teater profesional. Akan tetapi bahwa pengalaman mereka berteater, akan membantu mereka menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab. Teater memiliki peran penting didalam pembangunan mental, karakter, dan potensi para pelajar meraih cita-cita,” jelasnya saat jumpa pers di GOR Djarum Kaliputu, Sabtu (17/11/2018).

Ia mengatakan, FTP ini progran rutin tahunan Teater Djarum dengan melibatkan siswa-siswi tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kudus. Kegiatan ini berisi lomba karya seni teater antar komunitas teater yang ada di sekolah-sekolah.

“FTP Kudus akan merebutkan gela-gelar bergengsi antara lain teater terbaik, sutradara terbaik, aktor dan aktris utama terbaik, dan aktor dan aktris pendukung terbaik. Untuk tahun ini ada penambahan gelar baru, yaknu untuk penata set panggung dan lampu terbaik, penata rias dan busana terbaik dan penata musik terbaik,” ungkapnya.

Di malam finak FTP Kudus 2018 pekerja seni dan penggiat seni teater Swaea Manitis Aji, Sita Nursanti, dan Ruth Marinu didapuk menjadi juri. “Diusia yang relatif muda, para peserta telah menunjukan bakat yang luar biasa. Konsep dan kreativitas yang ditampilkan dalam festival ini tidak hanya menghibur namun juga memiliki pesan-pesan moral yang disampaikan dengan baik,” ujar Sita Nursanti salah satu juri.

Hal senada juga disampaikan oleg Ruth Marini. Ia mengaku terkejut dengan penampilan para peserta FTP 2018 yang luar biasa.

“Saya tidak menyangka peserta ini adalah SMP dan SMA karena kemampuan yang mereka tunjukan diatas panggung sudah selayaknya pemain teater profesional. Dari segi, penyajian artistik dan kemampuan akting sangat memukau dan menghibur,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.