MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penyelidikan Kebakaran Pasar Legi Solo Dihentikan, Ini Penyebabnya

0 251

MuriaNewsCom, Solo – Teka-teki penyebab kebakaran Pasar Legi, Solo pada Senin (19/10/2018) lalu sudah terkuat. Ternyata pasar tertua di Solo itu terbakar karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Kepastian penyebab kebakaran ini diketahui dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Semarang. Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli mengatakan, hasil pemeriksaan Puslabfor tersebut telah diterima akhir pekan lalu,

”Sudah diketahui hasilnya dari pemeriksaan Puslabfor. Penyebabnya karena arus pendek listrik,” katanya kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).

Menurut dia, korselting listrik itu menyebabkan percikan yang mengenai barang di sekitarnya dan menimbulkan api. Api semakin membesar lantaran terdapat barang-barang mudah terbakar di pasar tersebut.

Dengan kepastian penyebab kebakaran itu, pihak kepolisian tidak akan melanjutkan proses penyelidikan. Kasus kebakaran itu dinyatakan telah ditutup, lantaran tidak ditemukan adanya indikasi kesengajaan dalam kebakaran tersebut.

“Kalau itu dibakar orang atau disabotase, kami bisa melakukan peningkatan status perkara. Namun karena hasil pemeriksaan Puslabfor semacam itu maka kasus ditutup. Itu bukan kesalahan manusia,” ujarnya.

Dengan kejadian kebakaran itu, pihak kepolisian mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam penanganan instalasi listrik. Pihaknya mengimbau agar meminimalkan sambungan pada kabel listrik, sehingga mencegah terjadinya korsleting.

Baca juga : 

”Kalau ada sambungan pastikan diamankan dengan isolasi. Selain itu harus diperhatikan kabel itu mampu menampung daya listriknya atau tidak. Kalau tidak bisa terjadi korsleting dan kebakaran,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Legi Solo terbakar pada Senin (29/10/2018) sekitar pukul 16.45 WIB. Api membakar pasar itu selama sembilan jam dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Data di Dinas Perdagangan Surakarta, jumlah pedagang di Pasar Legi sebanyak 1.719 los dan kios. Jumlah yang terbakar diperkirakan ratusan los dan kios di lantai dua ludes terbakar.

Menurut Subabyo total jumlah pedagang seluruhnya di Pasar Legi Solo termasuk pedagang pelataran yang berjualan di luas pasar sebanyak 2.269 orang.

Kini pemerintah tengah menyiapkan pasar darurat untuk menampung pedagang sembari menunggu Pasar Legi selesai dibangun ulang.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.