Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Viral Pelajar Keroyok Guru di Kelas, Dianggap Guyonan, Orang Tua Siswa Dipanggil

MuriaNewsCom, Kendal – Video sejumlah remaja yang terlihat tengah mengeroyok seorang guru kini tengah viral di media sosial. Video itu membuat geger dan mendapat kecaman dari netizen, karena dianggap para pelajar itu sudah sangat keterlaluan kepada guru.

Ternyata kejadian yang terekam dalam video tersebut berada di SMK NU 03 Kaliwungu, Kendal. Video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan guru terlibat saling tendang dengan lima siswa itu terjadi di ruang kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

Video ini juga sudah diteliti oleh pihak kepolisian. Bahkan Kapolsek Kaliwungu, AKP Akhmad Nadzirin telah melakukan penyelidikan dan konfirmasi ke pihak sekolah.

Ia menyatakan, dari keterangan Kepala SMK NU 03 Kaliwungu Kendal, Muhaidin diketahui jika peristiwa yang terekam dalam video itu terjadi pada hari Kamis (8/11/2018) saat jam terakhir. Saat itu tengah pelajaran gambar teknik otomotif.

Guru yang teram dalam video tersebut bernama Joko Susilo. Namun menurut keterangan pihak sekolah, aksi tersebut bukan pemukulan atau pengeroyokan melainkan hanya guyonan.

Diceritakan, saat itu guru mengingatkan pada siswa yang tidak membawa alat gambar. Pada saat akan memantau, ada siswa yang melempar kertas dan mengenai punggung guru. Pak Joko kemudian bertanya siapa yang melempar.

Namun tidak ada yang mengaku dan justru siswa saling tuduh. Beberapa anak maju ke depan sambil bercanda dengan harapan Pak Joko tidak marah. Tindakan siswa ditanggapi reaktif oleh Pak Joko dan membuat siswa semakin mendekati Pak Joko sambil menyentuh tubuhnya dan tertawa.

“Dari pihak sekolah menyayangkan guyonan yang melampui batas kewajaran dan juga beredarnya video tersebut,” katanya.

Polisi juga memastikan tidak ada pengeroyokan dan penganiayaan namun itu candaan yang melebihi batas kewajaran. Meski demikian menurut dia, pihak sekolah pada Senin (12/11/2018) hari ini memanggil semua orang tua siswa yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kepala SMK NU 03 Kaliwungu Kendal, Muhaidin saat dimintai keterangan wartawan juga membenarkan hal itu.

Menurut dia, saat kejadian ia juga mendengar kegaduhan di dalam kelas tersebut, dan saat dilihat suasana kemudian tenang dan pelajaran dilanjutkan seperti biasa.

Setelah kejadian tersebut sang guru dipanggil dan diberi teguran agar tidak sering bercanda. Siswa yang terlibat dalam video tersebut juga sudah dilakukan pembinaan.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...