Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Santunan Kematian di Pati Dibagikan

MuriaNewsCom, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Sosial (Dinsos) Pati memberikan santuan kematian kepada ahli waris yang ditinggalkan. Santunan tersebut, diharapkan mampu membantu ahli waris yang ditinggalkan keluarganya, sehingga dapat meringankan beban mereka.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, santunan kematian itu pada dasarnya sudah berlangsung selama lima tahun. Untuk anggarannya sendiri juga sudah ditetapkan, yakni Rp 1 miliar setiap tahunnya.

Menurutnya, anggaran tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban ahli waris dan untuk mengganti kebutuhan perawatan jenazah.

”Apa yang nanti akan bapak-ibu dapatkan, memang tidak seberapa. Tetapi, itu merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keluarga yang ditinggalkan. Kami juga tidak menginginkan agar ada warga yang meninggal, tetapi yang namanya musibah memang tidak bisa dihindari,” ungkapnya, Jumat (9/11/2018).

Dia juga meminta kepada ahli waris agar selalu diberikan kesabaran dan ketabahan. Mengingat, ditinggalkan oleh keluarga memang berat, apalagi keluarga itu adalah yang paling disayangi. Tetapi, apabila ahli waris larut dalam kesedihan itu, nantinya akan menambah beban yang meninggal.

”Yang penting, kita sama-sama berdoa agar semuanya diberikan kemudahan oleh Allah. Dan bagi yang meninggal diberikan tempat terbaik oleh Allah,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Subawi mengatakan, angka kematian tahun ini yang mendapatkan santunan dari Pemda adalah 732 orang. Sementara untuk anggarannya sendiri, masing-masing ahli waris mendapatkan Rp 1 juta. Jadi, masih ada sisa uang Rp 268 juta yang belum terbagikan.

”Masing-masing ahli waris yang ditinggalkan memang mendapatkan Rp 1 Juta. Estimasi kami, anggaran sebanyak 1 miliar itu adalah apabila warga Pati yang meninggal dalam jangka waktu satu tahun ini mencapai 1000 orang. Namun, ternyata setiap tahun jumlahnya tidak ada segitu. Jadi, sisa uang santunan itu akan kami kembalikan ke Pemda,” ungkapnya.

Dirinya juga akan berencana untuk menambah jumlah santunan yang akan diberikan kepada ahli waris. Jadi, jumlah yang didapatkan tidak hanya Rp 1 juta per ahli waris, tetapi bisa lebih dari itu.

”Kami sudah merencanakan penambahan itu. Tetapi saat ini masih dalam tahap penggodokan. Semoga saja kedepannya bisa bertambah,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...