Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Musim Hujan Tiba, BPBD Pati Petakan Wilayah Rawan Longsor dan Banjir

MuriaNewsCom, Pati – Hujan yang terjadi di Kabupaten Pati beberapa hari terakhir, menjadi perhatian serius bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati. Apalagi beberapa kecamatan di Pati disinyalir rawan terhadap bencana tanah longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan, setidaknya ada tujuh kecamatan dan 19 desa yang dinyatakan rawan longsor. Seperti halnya di Kecamatan Sukolilo, Cluwak, Tlogowungu, Tambakromo, Gembong, Gunungwungkal dan Pucakwangi.

“Di Sukolilo sendiri tersebar di enam desa seperti Desa Wegil, Sukolilo, Prawoto, Kedungwinong, Pakem dan Kuwawur. Sedangkan yang terbanyak kedua tercatat ada pada Kecamatan Gunungwungkal dengan Desa Giling, Jrahi, Gulangpongge, Jepalo, dan Bancak,” ungkapnya, Selasa (6/11/2018).

Selain tanah longsor, pihaknya juga mengaku telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan bencana banjir. BPBD mencatat ada lima kecamatan yang masuk daerah rawan seperti Kecamatan Sukolilo, Gabus, Pati, Juwana, dan Jakenan.

“Ada sekitar 40 desa yang masuk daerah rawan banjir di Kabupaten Pati. Semua itu merupakan desayang sudah sering terjadi banjir pada saat musim penghujan,” imbuhnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap dapat waspada dan berhati-hati saat terjadi cuaca ekstreem. Pihaknya juga mengaku akan tetap berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkiraan cuaca yang terjadi.

“Kami mengimbau saat memasuki masa peralihan terkait potensi cuaca ekstrim yang menimbulkan terjadinya hujan deras disertai petir dan angina kencang. Termasuk dalam mengantisipasi terjadinya gelombang tinggi di perairan,” tandasnya

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...