Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Pengedar Narkoba Sindikat Solo Ditembak Mati

0 771

MuriaNewsCom, Semarang – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Jawa Tengah menembak mati anggota sindikat pengedar narkoba kelompok Solo. Pengedar yang ditembak diketahui bernama Iman Yoga Prakosa alias Farhan (26) warga Semanggi, Pasar Kliwon, Kota Solo.

Pelaku tewas sesaat setelah ditembak petugas karena saat itu mencoba kabur saat diminta menunjukkan gudang narkoba milik sindikatnya.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. M. Nur di Semarang menyatakan, polisi juga berhasil mengamankan satu pelaku lain dan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 2,1 kg dari operasi ini.

Ia menjelaskan kronoligi pengungkapan kasus ini. Awalnya, petugas menangkap tersangka bernama Ribut Haryono (20) pada Kamis (1/11/2018) kemarin di Terminal Mangkang, Semarang.

Saat itu diketahui Ribut tengah dalam perjalannan dari Jakarta menuju Solo menggunakan bus. Saat ditangkap, polisi menemukan sabu seberat 2,1 kg.

”Barang bukti sabu ditemukan dalam tiga bungkusan plastik. Beratnya 2,175 gram,” katanya dalam jumpa pers di kantor BNNP Jateng, Jumat (2/11/2018).

Dari keterangan Ribut, diketahui ia di Jakarta bersama satu orang jaringannya bernama Iman mengambil sabu di daerah Mangga Dua Square dan mereka berpisah untuk nanti bertemu di Solo.

Sementara Ribu pergi ke Solo menggunakan jalur darat, Iman diketahui akan berangkat ke Solo menggunakan pesawat. Petugas akhirnya bergerak ke bandara Adi Soemarmo dan berhasil menangkapnya.

Namun, ketika Iman dikeler ke gudang tempat ia menyembunyikan sabu di daerah Grogol, Solo Baru, tersangka Iman melakukan perlawanan dan mencoba kabur.

Ia menyebut, petugas sudah tiga kali mengeluarkan tembakan peringatan namun tak digubris. “Sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan teruku di bagian tubuhnya,’ ujarnya.

Akibat tembakan itu, pelaku tewas. Sebelum jenazahnya diserahkan pada pihak keluarga, petugas membawa jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

Nur mengatakan tersangka Iman Yoga merupakan residivis kasus penyalahgunaan narkotika. Menurut dia, tersangka rutin mendatangkan 2 hingga 3 kg sabu dari Jakarta maupun Surabaya untuk diedarkan di wilayah Solo dan sekitarnya.

“Tersangka cukup licin karena modus yang digunakan berubah-ubah,” katanya.

Selain sindikat tersebut, BNNP Jateng juga membekuk pengedar narkoba bernama Bondan Tri Ardiyanto (34) di Jebres, Solo. Ia ditangkap usai mengambil sabu 5 gram di Jalan Irian Tegalharjo, Solo.

Para tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 112 ayat 2 subsidair Pasal 132 ayat 1 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman dari pasal itu yakni hukuman mati.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.