Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Maling Pecah Kaca Mobil Kelompok Maluku Beraksi di Magelang, Gasak Uang Rp 810 Juta

MuriaNewsCom, Magelang – Kelompok pencuri dengan modus memacahkan kaca mobil beraksi di Kabupaten Magelang. Komplotan ini diketahui merupakan kelompok Maluku yang telah berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah dari aksi di Magelang.

Korbannya yakni Nurohman (44) warga Tembarak, Temanggung. Ia kehilangan uang sebesar Rp 810 juta di dalam mobil saat berhenti untuk makan di warung pecel lele di daerah Secang, Magelang pada 10 Oktober 2018 lalu.

Setelah melakukan penyelidikan intensif tim gabungan Satreskrim Polres Magelang dan Polsek Secang, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku. Para pelaku yang berasal dari Maluku diketahui tengah berada di Surabaya.

Tim Reskrim langsung digerakkan untuk membekuk pelaku. Dua orang pelaku berhasil diamankan dari sebuah tempat kos. Mereka yakni RH (34) dan MH warga Halmahera, Maluku Utara.

”Mereka tinggal di kos daerah Surabaya. Tim bergerak melakukan penangkapan setelah dipastikan lokasinya,” kata Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, Kamis (1/11/2018).

Dari penangkapan kedua pelaku itu, polisi juga berhasil mengamankan tiga pelaku lainnya. Mereka terdiri dari dua orang wanita dan satu laki-laki berstatus mahasiswa. Ketiga orang ini yang bertugas menyimpan uang hasil kejahatan.

”Dua perempuan yang ditangkap yakni TNR (22) dan DS (37) yang diduga menerima hasil kejahatan. Uang hasil kejahatan juga seorang mahasiswa berinisial JOW (23),” ujarnya.

Jow ini merupakan anak dari salah satu pelaku bernama Joan Erensto Wairo. Dari keterangan para pelaku yang berhasil ditangkap, diketahui lokasi bapaknya ternyata di Yogyakarta. Polisi langsung bergerak melakukan penangkapan.

Hasilnya, polisi juga berhasil menemukan barang bukti sisa hasil pencurian sebesar Rp 279 juta. ”Kami juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor yang digunakan untuk beraksi dan kartu ATM,” terangnya.

Para pelaku ini diketahui ta hanya berkasi di Magelang saja, tetapi juga di berbagai tempat termasuk Purworejo. Saat ini polisi masih memburu dua pelaku lain yang masih buron.

Para pelaku yang sudah tertangkap akan dijerat dengan pasal berbeda. Pelaku yang bertugas sebagai eksekutor akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Kemudian bagi para penadah, akan diterapkan dengan Pasal 480 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Hari.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...