Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tingkatkan Pelayanan, Dinas Pertanian Kudus Launching SiPetik

MuriaNewsCom, Kudus – Dinas pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melaunching Sistem Informasi Potensi Komoditas Pertanian Berbasis Geographic Information System GIS (SiPetik) di hotel Griptha Kudus, Rabu (31/10/2018). Sistem tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan publik terutama potensi komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistyanto mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan sistem SiPetik dengan mengetik Sipetik.kuduskab.go.id. Ditampilan sistem tersebut, masyarakat bisa mengetahui potensi pertanian yang ada di Kudus. Seperti mengetahui lahannya dimana, luas lahan berapa, jumlahnya berapa.

Adanya sistem tersebut dilatar belakangi oleh soal data. Terutama data potensi pertanian yang ada Kabupaten Kudus. Pengalaman dua tahun terakhir, soal data menjadi kebutuhan utama bagi pihaknya. Apalagi, jika data itu tidak valid akan menjadi masalah.

“Maka dari itu, kami mendorong dinas pertanian untuk melakukan inovasi. Ini adalah merupakan bagian inovasi berupa SiPetik,” jelasnya, saat memberikan sambutan, Rabu (31/10/2018).

Ia mengatakan, dengan launching tersebut adalah salah satu untuk mememuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi seperti sekarang dimasa digital. Sehingga, sistem tersebut dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang potensi pertanian.

“Kami nantinya juga akan mendata potensi apa saja yang ada di daerah. Seperti daerah yang berpotensi jagung, padi, pisang, dan lainnya. Sehingga masyarakat atau investor mengetahui potensi yang ada,” katanya.

Arin Hikmah Plt Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan mengatakan selama dua bulan terakhir proses pengembangan sistem tersebut. Didalam sistem tersebut terdapat beberapa potensi pertanian yang ditampilkan. Seperti padi jadung, jambu, jambur air, jeruk pamelo, kopi, duku, pisang, dan alpukat.

“Dengan adanya sistem ini, sekaligus upaya untuk percepatan informasi publik. Sipetik ini, dalam rangka peningkatan pelayanan publik untuk menyediakan potensi pertanian di Kudus,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...