Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bertolak ke Jakarta, Keluarga Nicko Korban Pesawat Lion Air JT610 Asal Pati Jalani Tes DNA 

0 4.913

MuriaNewsCom, Pati – Keluarga Nicko Yogha Marenta Utama, warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong salah satu korban kecelakaan Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang saat ini tengah berada di Jakarta. Mereka bertolak ke Ibu Kota untuk menunggu hasil pencarian Basarnas. Bahkan semalam, kedua orang tua korban diketahui sudah melakukan tes DNA.

Sepupu korban, Dwi Susanto menuturkan, ayah korban Tarnadi mendapatkan kabar Senin (29/10/2018) pukul 10.00 WIB. Tarnadi yang tengah bekerja, langsung pulang ke Gembong. Pukul 12.00 WIB, ia langsung bertolak ke Jakarta untuk mengecek. Ia bersama istrinya berangkat ke Jakarta menggunakan mobil.

Selasa (30/10/2018) kemari, rumah Nicko sudah dipasangi tenda dan kursi. Saudara besar korban di Desa Sitiluhur belum mendapatkan informasi apapun dari orang tua Nicko. Mereka hanya memantau lewat media sosial.

“Orangtua Nicko di Jakarta masih menunggu pencarian dari Basarnas. Tadi malam orangtuanya sudah diambil sampel DNAnya di Jakarta untuk mencocokkan. Kami belum menghubungi yang di Jakarta karena masih berduka. Yang di rumah hanya menunggu instruksi. Dari orangtua Nicko disuruh mengadakan doa,” tuturnya.

Doa bersama pun mulai dilantunkan di kediaman Nicko. Keluarga berdoa supaya diberikan keajaiban dari tuhan bisa ditemukan. Serta keluarga diberikan kesabaran hati. Sebab, Nicko merupakan anak semata wayang.

Dwi mengaku sedih dengan peristiwa ini. Dari keluarga juga tidak mempunyai firasat aka nada sesuatu hal yang terjadi kepada korban. Sebelum kejadian itu, orangtua Nicko bekerja seperti biasa dan tidak ada tanda-tanda apapun.

“Yang selama ini kami kenal, Nicko orangnya bai, ramah, dan dermawan. Dia tidak membeda-bedakan temannya. Orangnya juga pintar. Lulus dari SMAN 1 Pati kuliah di STAN dan bekerja di Aceh lalu sekarang pindah di Pangkalpinang,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.