Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Keren! BPTP Jateng Ajari Petani di Grobogan Lipatgandakan Produksi Bawang Merah

MuriaNewsCom, Grobogan – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah melangsungkan temu lapang dan panen bawang merah bersama petani di Desa Padang, Kecamatan Tanggungharjo, Selasa (30/10/2018).

Tujuan temu lapang tersebut di antaranya adalah untuk menyebarluaskan inovasi pengembangan produksi umbi benih bawang merah asal biji atau true shallot seed (TSS). Yakni, melalui metode tanam benih langsung (tabela) dan pindah tanam dari media soil block pada petani.

TSS merupakan cara penanaman dengan menggunakan biji bawang merah. Selama ini, penanaman yang lazim dilakukan petani adalah menggunakan umbi bawang merah.

“Dengan model TSS bisa lebih efisien dan produksinya lebih tinggi. Jika menggunakan ubi, biasanya hanya 15 sampai 20 ton per hektar. Sementara kalau menggunakan TSS hasilnya bisa 40 ton lebih per hektar,” kata Kepala BPTP Jateng Harwanto.

Pada penanaman bawang merah sistem TSS, biji disemai di lahan dan butuh areal cukup luas. Dengan metode soil block, biji bawang merah cukup ditempatkan pada media tertentu yang dipadatkan dan membentuk media padat.

Saat proses pembuatan soil block, ditengah media sudah otomatis terdapat lubang untuk menaruh biji bawang merah yang akan disemai. Melalui metode ini, memungkinkan petani untuk menghasilkan bibit bawang merah dengan perakaran yang bagus dan bisa tumbuh dengan baik ketika nantinya dipindah tanam ke lahan.

Dengan metode ini, petani tidak perlu butuh lahan luas untuk membuat bibit lewat TSS. Tetapi, bisa memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah dengan diberi peneduh.

Pada temu lapang tersebut, hadir pula peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang Suwandi. Dalam kesempatan itu, Suwandi sempat memberikan pemahaman mengenai teknik TSS dan penggunaan soil block yang tepat pada para petani

Menurutnya, penggunaan soil blockbisa menata jumlah benih yang akan ditanam dalam lubang media tanam. Dengan teknik tersebut, penanaman bisa lebih rapat dengan jarak 10 cm x 10 cm.

Sementara itu, Kasi Tanaman Produksi Buah Dinas Pertanian Grobogan Slamet Waluyo mengatakan luas tanam komoditi bawang merah di Kabupaten Grobogan pada 2017 sekitar 1.293 hektar. Sementara, pada 2018 ini, pihaknya menargetkan luasan tanam sebanyak 1.500 hektar yang berada di sejumlah kecamatan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...