Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mau Berangkat Ngajar, Guru Agama di Demak Tewas Tersambar Kereta

MuriaNewsCom, Demak – Seorang guru agama bernama Zaenal Muhatrom, warga Desa Kangkung, kecamatan Mranggen, Demak, Selasa (30/10/2018) tewas tertabrak kereta di perlintasan KA RRI, Desa Kuripan, Kecamatan Demak. Korban tertabrak saat hendak berangkat mengajar di SMP PGRI Tegowanu.

Korban tertabrak kereta api saat mengendarai mobil Toyota Avanza nopol B 1478 NOZ. Peristiwa tabrakan itu terjadi sekitar pukul 07.10 WIB.

Mobil yang dikendarai korban hancur setelah tertabrak kereta yang melintas dari arah timur. Sementara korban, sempat dievakuasi dan dibawa ke RS Pelita Anugerah Demak, namun nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan keterangan saksi, mobil yang dikendarai korban melintas dari seletan menuju arah Kuripan. Saat berada di tengah rel, tiba tiba kereta api melintas dari arah timur dan langsung menyambarnya.

“Warga sudah mengingatkan, bahkan teriak teriak jangan jalan. Tapi sepertinya korban tidak dengar dan langsung tersambar kereta,” ujar Ali, kata saksi kepada wartawan.

Mobil minibus ringsek, sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Nahas, nyawa korban tidak tertolong setelah sempat mendapat perawatan tim medis rumah sakit Pelita Demak.

Sementara Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian Chrisye Lolowang menduga korban kehilangan konsentrasi sehingga nekat melintasi kereta api tanpa palang pintu meski telah diteriaki warga.

“Korban mengalami luka berat pada bagian kepala, karena mobil terbentur keras oleh laju kereta api. Korban tak bisa diselamatkan,” ujarnya.

Usai diperiksa di rumah sakit, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Terlihat di rumah duka warga sekitar berdatangan untuk bertakziah.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...