Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Takut Kena Razia, Pemuda Ini Nekat Tabrak Polisi Sampai Pingsan

MuriaNewsCom, Pekalongan – Seorang pemuda di Kabupaten Pekalongan, nekat menabrak polisi karena takut kena razia. Bahkan, polisi yang menjadi korban tabrak lari itu sampai pingsan setelah terpental hingga beberapa meter.

Pemuda itu diketahui bernama Suprayitno (26) warga Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Sementara korbannya adalah anggota Satlantas Polres Prkalongan bernama Bripka Taufan Noviyanto.

Peristiwa tabrak lari terhadap anggota polisi yang tengah melakukan razia ini terjadi pada Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, polisi tengah melakukan razia lalu lintas di depan Mapolsek Wonopringgo, Pekalongan.

Saat itu, Bripka Taufan tengah memeriksa surat-surat mobil kendaraan bak terbuka. Tiba-tiba datang pelaku mengendari motor menerobos razia dan menabrak Bripka Taufan. Bahkan Bripka Taufan sampai terpental hingga dua meter dan tak sadarkan diri sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

”Pelaku panik melihat razia. Sehingga langsung menabrak anggota yang tengah memeriksa mobil pikap,” kata Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Bobby Anugrah Rachman kepada wartawan.

Usai menabrak polisi, pelaku sempat kucing-kucingan dengan polisi yang mengejarnya. Saat tengah menggeber motornya, pemuda tersebut terhenti karena ada iring-iringan rombongan pengantar jenazah.

Saat polisi mendekat dan hendak meringkusnya, pemuda itu kembali tancap gas. Namun pelarian pemuda itu berakhir setelah ia terjebak di jalan buntu. Polisi langsung menangkap dan memborgolnya.

Pelaku kemudian digiring ke Mapolres Pekalongan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sepeda motor yang digunakan untuk menabrak polisi juga diamankan sebagai barang bukti.

Kasatlantas menjelaskan, Bripka Taufan mengalami luka pinggul kiri dan lebam bagian mukanya. Ia sempat tidak sadarkan diri saat dievakuasi dan dirawat di unit gawat darurat RSI Pekajangan.

Pemuda itu nekat menerobos razia dan menabrak polisi karena tak mempunyai kelengkapan berkendara. Polisi akan melakukan proses hukum, karena tindakan yang dilakukan pengendara tersebut mengancam nyawa seseorang.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...