Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tercebur Saluran Irigasi Kedungombo Bersama Sang Anak, Ibu di Grobogan Tewas Terseret Arus

MuriaNewsCom, Grobogan –  Nasib nahas dialami Supiyem (47) dan anaknya Safrina (15), warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh. Ibu dan anak tersebut tercebur ke saluran irigasi Kedungombo saat hujan deras. Nahasnya, Supiyem mreninggal setelah terseret arus sedangkan anak korban Safrina (15) berhasil diselamatkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum kejadian, ibu dan anak tersebut berboncengan sepeda motor Honda beat Nopol K 4145  NZ menyusuri jalan inspeksi irigasi.

Saat sampai di jalan yang menikung tajam, mendadak turun hujan deras yang menyebabkan kondisi jalan menjadi licin. Kondisi ini menyebabkan ban motor selip sehingga kendaraan dan penumpangnya tercebur saluran irigasi dan terseret arus air.

Kedua orang ini sempat berteriak minta tolong. Beberapa warga yang kebetulan berteduh di sebuah warung di pinggir saluran irigasi sempat mendengar teriakan dan berlarian untuk menolong korban.

Namun, saat itu, warga hanya berhasil mengevakuasi Safrina. Sementara ibunya tidak diketemukan karena terseret arus air. Saat kejadian, saluran irigasi dengan lebar 6 meter dan kedalaman 3 meter itu kondisinya sedang penuh karena baru ada gelontoran air dari Waduk Kedungombo.

Upaya pencarian Supiyem terus dilakukan warga dibantu tim SAR BPBD, polisi, TNI dan relawan. Setelah lewat dinihari, Supiyem akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal di pintu saluran pembuangan air irigasi di Dusun Dawung, Desa Sugihan, Kecamatan Toroh. Jarak ditemukannya korban dengan lokasi tenggelam sekitar 5 km.

“Korban ditemukan sekitar pukul 00.10 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal,” kata Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto, Selasa (23/10/2018).

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya jenasah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...