Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tersangka Pembunuhan di Depan SMPN 1 Gabus Bacok Korbannya 9 Kali, Satu di Leher

MuriaNewsCom, Pati – Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dwi Sulistyo (27) warga Desa Gabus RT 3 RW 7 Kecamatan Gabus terhadap Sugiarto (48) warga Desa Brati RT 02 RW 02 Kecamatan Kayen, terbilang mengerikan. Tersangka membacok korban sebanyak sembilan kali bacokan, yakni satu kali di leher dan delapan kali di punggung.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti mengatakan, pada saat dilakukan autopsi oleh tim forensik di RSUD Soewondo Pati, pembacokan yang dilakukan oleh tersangka, yakni satu kali pada bagian leher dan delapan kali di punggung korban.

“Pembacokan di bagian leher itu yang menyebabkan pembuluh darahnya putus sehingga menyebabkan kematian korban. Untuk luka punggung, sebagian ada yang mengenai paru-paru korban,” ungkapnya, senin (22/10/2018).

Baca Juga:

Usai pembacokan itu dilakukan, tersangka bersama dengan temannya kemudian meninggalkan TKP, yakni di depan SMPN I Gabus. Hanya, saat petugas kepolisian mendatangi TKP, korban dinyatakan sudah meninggal dan mengeluarkan banyak darah dari leher dan tubuhnya.

Tersangka, Dwi Sulistyo mengatakan, sebelumnya ia tidak ada hubungan sama sekali dengan korban. Tetapi, ketika mengetahui korban ternyata sering menggoda istrinya, ia langsung merasa cemburu.

“Saya tidak ada hubungan dengan korban. Sebelumnya saya juga tidak tahu kalau istri saya punya hubungan dengan korban. Tiba-tiba saja keduanya ada komunikasi dan korban sering mengancam” terangnya.

Ketika ditanya tentang senjata tajam, yakni sabit yang digunakan untuk membunuh korban, dirinya mengaku memang sebelumnya sudah direncanakan. Ketika korban mengajak untuk bertemu di depan SMPN I Gabus, ia sudah membawanya dari rumah.

“Sabit dari rumah, biasanya dipakai bapak untuk mengambil rumput,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...