Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Sukses Gelar Relay Marathon

0 522

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan lari bertajuk Kudus Relay Marathon 2018 sukses digelar, Minggu (21/10/2018) pagi. Ribuan peserta dari berbagai daerah terlihat antusias mengikuti jalannya acara.

Dari pantauan MuriaNewsCom, para pelari menyusuri rute yang melewati berbagai tempat dengan keunikan budaya khas Kudus. Seperti Gerbang Kudus Kota Kretek, Museum Jenang, dan Monumen keretek Indonesia.

Kondisi cuaca yang cerah, trek yang mengedepankan keamanan pelari, serta ketersediaan water station yang melimpah, ikut memudahkan para peserta sukses menembus garis finish yang berada di Alun-alun Simpang Tujuh, Kudus. Dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kudus juga memiliki andil besar dalam kesuksesan dan kemeriahan tiket.com Kudus Relay Marathon perdana ini.

Para pelari di lima kategori berhasil meraih prestasi cemerlang. Di kategori utama, Relay Marathon, juara I berhasil diraih oleh oleh kelompok 104 Jatim Fighter, yang terdiri dari Sri Wahyuni, Dedy Yusuf, Ivon Sholihin,dan Ari Masrudi. Jarak 42,195 kilometer berhasil ditempuh oleh oleh para pelari asal Jawa Timur ini dalam waktu 2:53:55. Catatan waktu terbaik ini membuat mereka mendapatkan hadiah utama senilai Rp 25 juta.

Ribuan peserta Kudus Relay Marathon memadati Alun-alun Kudus. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Di kategori Half Marathon Male juara berhasil diraih oleh Hadi Firmansyah yang mencetak waktu 01:23:05. Sedangkan di Half Marathon Female waktu tercepat 01:40:29 diraih oleh Laura Bee.

Dengan demikian keduanya berhasil meraih hadiah masing-masing sebesar Rp 12 juta. Selanjutnya untuk kategori 10K Male juara pertama diraih oleh Lamek Lamek Yunias Banu dengan raihan waktu 00:35:32, kemudian di 10K Female juara diraih Sharfina Sheila Rosada  dengan catatan waktu 00:43:20. Mereka masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp 8 juta.

Sri Wahyuni, anggota Jatim Fighter yang meraih juara I Relay Marathon tidak mengira berhasil menjadi pemenang. Terlebih ia dan kelompoknya belum pernah menjajal nomor Relay Marathon sebelumnya.

Menurut Sri, meski sama-sama dari Jawa Timur, anggota timnya berasal dari daerah yang berbeda-beda. Sri Wahyuni berasal dari Surabaya, Dedy Yusuf asal Lumajang, Ivon Sholihin asal Situbondo, sedangkan Ari Masrudi asal Mojokerto.

Ribuan peserta Kudus Relay Marathon saat mengambil start di Alun-alun Kudus. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

“Ini pertama kalinya buat kami sebagai tim. Biasanya kita ketemu hanya ketika di event-event lari,” ungkapany.

Pertama kali menjajal relay marathon, Sri merasa ada tantangan yang berbeda dibanding berlari di nomor tunggal. Selain mempelajari aturan teknis, mereka harus pandai mengatur strategi menentukan urutan pelari dalam tim.

“Tantangannya adalah kami harus punya taktik dalam menentukan urutan pelari. Misalnya, karena saya wanita jadi saya menjadi pelari pertama, supaya selanjutnya teman-teman bisa mengejar kalau ada ketertinggalan,”lanjutnya.

Sukses meraih podium utama di tiket.com Kudus Relay Marathon Sri berharap agar nomor relay marathon semakin popular di Indonesia. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan relay marathon yang pertama kalinya di Kudus ini.

“Bagus sekali ya, semoga semakin banyak event relay marathon ke depannya. Karena ini sangat menantang dan perlu kerjasama yang baik dalam tim,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.