Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pulihkan Mental Pasca-Kecelakaan, Siswa SMPN 1 Pulokulon Grobogan Dapat Trauma Healing

MuriaNewsCom, GroboganSebanyak 27 siswa SMPN 1 Pulokulon, Grobogan mengikuti kegiatan pemulihan trauma atau trauma healing, Kamis (18/10/2018). Trauma healing ini dilakukan untuk membantu memulihkan mental para siswa pasca terjadinya kecelakaan saat melangsungkan studi tour beberapa waktu lalu.

Pasca terjadinya kecelakaan, masih banyak siswa yang mengalami trauma. Khususnya, siswa yang saat itu berada dalam bus nahas tersebut. Hingga saat ini, peristiwa kecelakaan masih terbayang dalam benak sebagian siswa.

Beberapa siswa yang mengikuti healing ada yang belum pulih kondisi fisiknya. Ada yang tangannya masih dibalut gips dan digendong. Ada juga siswa yang pada beberapa bagian tubuhnya masih terlihat bekas jahitan akibat mengalami luka saat kecelakaan.

Baca Juga:

“Pasca kecelakaan lalu, memang masih banyak siswa yang trauma. Bahkan, ada beberapa siswa yang harus didampingi orang lain karena takut kalau sendirian. Oleh sebab itu, saya berterima kasih sekali ada bantuan trauma healing dari pihak kepolisian,” ungkap Kepala SMPN 1 Pulokulon Pratomo.

Pelaksanaan trauma healing dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Grobogan bekerjasama dengan Bagian Psikologi Ro SDM Polda Jateng. Selain itu, ada empat mahasiswi Unnes Semarang dari Fakultas Ilmu Pendidikan, jurusan Psikologi yang ikut mendukung kegiatan trauma healing tersebut.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gede Prabawa ikut mendampingi pelaksanaan trauma healing tersebut. Tampak pula, Kanit Dikyasa Ipda Umbarwati, Kanit Laka Ipda Chandra Bayu Septi, dan sejumlah guru.

Para siswa awalnya terlihat malu dan agak takut saat acara trauma healing baru dimulai. Namun, tidak lama kemudian, instruktur yang memberikan trauma healing sudah berhasil merubah suasana sehingga para siswa sudah bisa larut dalam kegembiraan dan mengikuti arahan yang diberikan.

Siswa SMPN 1 Pulokulon, Grobogan larut dalam kegembiraan saat mengikuti kegiatan pemulihan trauma, Kamis (18/10/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gede Prabawa menyatakan, trauma healing dilakukan menyusul adanya permintaan dari pihak sekolah melalui Dinas Pendidikan Grobogan. Selanjutnya, pihaknya meminta bantuan psikologi dari Polda Jateng untuk mendukung trauma healing bagi siswa SMPN 1 Pulokulon.

“Ada dua psikologi dari Polda Jateng yang ikut memberikan trauma healing. Selain itu, ada pula dukungan adik-adik dari Unnes Semarang. Semoga, upaya yang kita lakukan hari ini bisa membantu menghilangkan trauma para siswa. Minimal, bisa mengurangi traumanya,” jelasnya.

Seperti diberitakan, musibah kecelakaan menimpa rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon terjadi pada Senin (1/10/2018) dinihari. Salah satu bus yang mengangkut peserta wisata dikabarkan mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di tol tol Kanci-Pejagan KM 236 yang masuk wilayah Kabupaten Brebes.

Dalam kecelakaan ini ada empat korban meninggal yang semuanya dari kalangan siswa kelas VIII.  Selain itu, ada tiga siswa yang menderita luka berat dan dirawat di RS Plumbon, Cirebon. Kemudian, ada 17 siswa, dua karyawan biro perjalanan dan tiga guru yang mengalami luka ringan akibat kena serpihan kaca atau tertindih barang saat bus terguling.

Setahun sebelumnya, rombongan studi tour SMPN 1 Pulokulon juga mengalami kecelakaan, Jumat (27/10/2017) dinihari. Salah satu bus yang mengangkut peserta wisata mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di km 182, tol Cipali, Jawa Barat.

Kecelakaan yang menimpa salah satu bus rombongan wisata ini mengakibatkan satu siswi meninggal dunia.

Editor: Supriyadi

 

Comments
Loading...